Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Unit Resmob Satreskrim Polres Nabire berhasil mengungkap dugaan jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan kekerasan (curas) yang selama ini meresahkan masyarakat.
Dalam operasi yang berlangsung di Kompleks Perumahan PolPP Jayanti, Kelurahan Bumiwonorejo, Sabtu (30/5/2026), polisi mengamankan tiga remaja beserta sejumlah barang bukti.
Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Bripka Herianto N., S.E. bersama tim Resmob. Dari lokasi, petugas mengamankan tiga terduga pelaku berinisial AY (15), OT (15), dan EE (17).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Polisi juga menyita empat unit sepeda motor serta satu kunci T modifikasi yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pencurian kendaraan.

Kasat Reskrim Polres Nabire, Bogi Transtanto, mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait serangkaian tindak pidana curas dan curanmor di wilayah Nabire.
“Tim bergerak cepat melakukan surveillance setelah mendapat informasi akurat dari lapangan. Pada malam harinya, kami kembali mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga terkait hasil tindak pidana,” ujar Bogi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ketiga remaja tersebut diduga terlibat dalam sejumlah kasus kejahatan jalanan yang sedang diselidiki penyidik.
Polisi menduga kelompok ini memiliki keterkaitan dengan beberapa aksi curanmor dan penjambretan yang terjadi di wilayah hukum Polres Nabire.
Selain itu, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa kendaraan roda dua, telepon genggam, dompet, dan dokumen identitas yang diduga berasal dari tindak pidana.
Saat ini, seluruh terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Nabire untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku bagi anak yang berhadapan dengan hukum.
Penyidik juga masih melakukan pengembangan guna memburu beberapa terduga pelaku lain yang belum tertangkap.
Sementara itu, Kapolres Nabire, Samuel D. Tatiratu, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, terutama pada malam hari.
“Kami meminta masyarakat lebih waspada saat berkendara, memastikan kendaraan terkunci dengan baik, serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang dapat mengarah pada tindakan melanggar hukum,” tegasnya.
Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bekerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Nabire melalui penyampaian informasi yang cepat apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. (*)












