Mediasi Polres Nabire Akhiri Pemalangan Jalan Trans Nabire–Paniai, Kedua Pihak Sepakat Damai

- Admin

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Polres Nabire bersama tokoh masyarakat dan pemerintah kampung memfasilitasi mediasi terkait aksi pemalangan Jalan Trans Nabire–Paniai di Kampung Gerbang Sadu, Selasa (9/6/2026). Mediasi menghasilkan kesepakatan damai dan arus lalu lintas kembali normal. Dok_Ist. NT

Personel Polres Nabire bersama tokoh masyarakat dan pemerintah kampung memfasilitasi mediasi terkait aksi pemalangan Jalan Trans Nabire–Paniai di Kampung Gerbang Sadu, Selasa (9/6/2026). Mediasi menghasilkan kesepakatan damai dan arus lalu lintas kembali normal. Dok_Ist. NT

Nabire, Papua Tengah || nabireterkini.com – Polres Nabire berhasil memediasi penyelesaian sengketa yang memicu aksi pemalangan Jalan Trans Nabire–Paniai di Kampung Gerbang Sadu, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Selasa (9/6/2026).

Mediasi tersebut menghasilkan kesepakatan damai antara pihak korban dari suku Mee dan pelaku dari suku Moni terkait tuntutan ganti rugi kendaraan yang mengalami kerusakan.

Aksi pemalangan sempat terjadi sekitar pukul 10.15 WIT dan mengganggu arus transportasi di jalur utama yang menghubungkan Nabire dan Paniai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyikapi situasi tersebut, jajaran Polres Nabire bersama pemerintah kampung dan tokoh masyarakat segera turun tangan untuk melakukan pendekatan persuasif guna mencegah meluasnya konflik.

Kabag Ops Polres Nabire AKP Fransiskus Kia Tapun memimpin upaya mediasi awal di lokasi bersama Kasat Intelkam Polres Nabire IPTU Sugiarto, Kepala Kampung Gerbang Sadu Yusak Ugipa, personel Dalmas, personel Polsek Nabire Barat, serta para sopir lintas yang terdampak.

Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak sepakat mengedepankan musyawarah sebagai langkah penyelesaian dan menolak tindakan yang dapat mengganggu keamanan maupun aktivitas masyarakat.

AKP Fransiskus Kia Tapun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan sepihak seperti pemalangan jalan serta mempercayakan penyelesaian setiap persoalan kepada mekanisme hukum yang berlaku.

“Kami mengajak seluruh pihak menahan diri, menjaga situasi tetap kondusif, dan menghormati hasil kesepakatan yang dicapai bersama,” ujarnya.

Selain itu, forum juga menyepakati komitmen bersama untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Apabila di kemudian hari terjadi tindakan yang mengganggu aktivitas transportasi dan menimbulkan kerugian masyarakat, pelaku dapat dikenakan sanksi sesuai kesepakatan bersama maupun ketentuan hukum yang berlaku.

Setelah situasi di lokasi terkendali, proses penyelesaian dilanjutkan melalui mediasi resmi di Ruang Sat Binmas Polres Nabire yang dipimpin Kasat Binmas Polres Nabire IPTU Ambrosius P. Manery.

Mediasi tersebut menghadirkan perwakilan korban, pelaku, keluarga kedua belah pihak, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Suku Moni Aten Kobogau, serta Kepala Kampung Gerbang Sadu.

Baca Juga:  Kehangatan Polwan dan Mama Papua Cerminkan Papua yang Aman dan Damai

Dalam forum tersebut, korban menjelaskan bahwa insiden bermula ketika kendaraan yang dikemudikannya melintas di lokasi pemalangan.

Saat itu terjadi pelemparan yang menyebabkan kaca kendaraan pecah sehingga memicu kecelakaan beruntun yang mengakibatkan kerusakan pada dua kendaraan.

Sementara itu, salah satu pelaku mengakui keberadaannya bersama beberapa rekan di lokasi saat kejadian berlangsung. Ia menyampaikan bahwa mereka sebelumnya melakukan pembersihan rumput di sekitar jalan sebelum insiden tersebut terjadi.

Kepala Kampung Gerbang Sadu Yusak Ugipa menegaskan bahwa persoalan tersebut harus diselesaikan secara damai agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan persaudaraan antara masyarakat suku Mee dan suku Moni serta menghindari tindakan yang dapat memicu pertikaian baru.

“Kita tidak boleh membiarkan persoalan seperti ini merusak hubungan kekeluargaan yang selama ini sudah terjalin. Semua harus diselesaikan secara baik dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Setelah melalui dialog yang berlangsung terbuka, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan.

Pihak pelaku bersedia bertanggung jawab terhadap biaya perbaikan dua kendaraan yang mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut dengan membawa kendaraan langsung ke bengkel hingga proses perbaikan selesai.

Kesepakatan tersebut diterima oleh pihak korban sebagai solusi penyelesaian perkara sehingga tidak diperlukan langkah lanjutan yang berpotensi memicu ketegangan di tengah masyarakat.

Kasat Binmas Polres Nabire IPTU Ambrosius P. Manery mengapresiasi sikap kedua pihak yang bersedia menyelesaikan persoalan melalui jalur mediasi.

Ia berharap kesepakatan yang telah dicapai dapat mengakhiri permasalahan dan mencegah munculnya konflik maupun aksi pemalangan di masa mendatang.

Mediasi berakhir sekitar pukul 14.05 WIT dalam suasana aman dan kondusif. Arus lalu lintas di Jalan Trans Nabire–Paniai kembali normal, sementara seluruh pihak menyatakan komitmennya untuk menjaga keamanan, persatuan, dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan
Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman
Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:46 WIT

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan

Selasa, 29 September 2026 - 13:30 WIT

Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT