Evakuasi Cepat Korban Dogiyai, Polda Papua Tengah Tunjukkan Respons Sigap

- Admin

Sabtu, 4 April 2026 - 23:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Di tengah situasi pasca insiden di Dogiyai, langkah cepat aparat kembali menjadi penentu keselamatan. Polda Papua Tengah melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) bergerak sigap mengevakuasi seorang anggota Polri yang terluka, Sabtu (4/4/2026).

Korban, Bripda A.M.A.Y., anggota Polsek Kamuu Polres Dogiyai, mengalami luka serius akibat terkena anak panah di bagian dada kanan. Sebelumnya, tim medis RSUD Nabire telah memberikan penanganan awal guna menstabilkan kondisi korban.

Selanjutnya, pada pukul 06.00 WIT, tim Biddokkes Polda Papua Tengah yang dipimpin IPDA dr. Andre Herlambang bersama perawat Briptu Risman langsung melakukan rujukan medis. Mereka memastikan setiap tindakan berjalan cepat dan tepat di tengah kondisi korban yang belum stabil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tim medis telah memasang drainase pada dada kanan, memberikan infus, serta melakukan pemasangan kateter. Hingga proses evakuasi, produksi drain tercatat mencapai 300 ml dan produksi urin sebesar 110 ml, menunjukkan kondisi korban masih membutuhkan penanganan intensif.

Baca Juga:  Tragedi di Nabire: Anak 7 Tahun Meninggal, Ibu Kritis Diduga Percobaan Bunuh Diri

Setelah itu, tim mengevakuasi korban melalui jalur udara. Pada pukul 08.22 WIT, korban diberangkatkan dari Bandara Nabire menuju Bandara Sentani, Jayapura. Setibanya pukul 09.55 WIT, petugas langsung membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Sementara itu, tim dokter merencanakan pemeriksaan lanjutan dan konsultasi dengan dokter spesialis bedah guna menentukan langkah terapi berikutnya.

Di balik prosedur medis yang ketat, terlihat jelas kerja cepat dan terkoordinasi antar tim dalam menyelamatkan nyawa. Upaya ini sekaligus menunjukkan komitmen Polda Papua Tengah dalam memberikan perlindungan maksimal kepada setiap anggotanya.

Ke depan, Polda Papua Tengah memastikan akan terus memantau kondisi korban serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Dogiyai agar tetap kondusif pasca kejadian. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.
Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah
Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah
dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire
AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra
Dr. Soedeson Tandra Gelar Sejumlah Pertemuan Strategis di Nabire
Polres Nabire kerahkan 700 Personel jelang Aksi “Tragedi Dogiyai Berdarah” dari IPMADO Nabire 
Ultimatum Adat Warnai Kasus Tabrak Lari di Jalan Nabire–Ilaga
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:01 WIT

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.

Senin, 11 Mei 2026 - 15:25 WIT

Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:52 WIT

Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:06 WIT

dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIT

AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra

Berita Terbaru