Aspirasi 25 Tahun Menguat, Warga Moni Desak Pemekaran Wilayah

- Admin

Senin, 4 Mei 2026 - 07:39 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Suku Moni menggelar aksi dukungan pembentukan DOB Kabupaten Moni di Nabire Barat, Sabtu (2/5/2026). DOK_GM.NT

Warga Suku Moni menggelar aksi dukungan pembentukan DOB Kabupaten Moni di Nabire Barat, Sabtu (2/5/2026). DOK_GM.NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Ratusan warga Suku Moni menyatakan dukungan terhadap pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Moni dalam aksi di Kampung Gerbang Sadu Wadio, Distrik Nabire Barat, Sabtu (2/5/2026).

Warga menggelar aksi secara tertib dan kompak.

Mereka mengumandangkan Waiteya, suara khas Suku Migani, untuk menegaskan semangat perjuangan pemekaran yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Tim Pemekaran, Isaias Zonggonau, mengatakan aspirasi pembentukan Kabupaten Moni telah muncul sejak tahun 2000.

Namun, proses tersebut terhenti karena kendala administrasi dan kebijakan moratorium pemekaran di era Joko Widodo pasca pandemi COVID-19.

Ia menegaskan tim kini kembali melanjutkan proses tersebut.

Tim telah memperbarui dokumen administrasi dan menyusun kajian akademik bersama Universitas Cenderawasih.

Rencana pembentukan Kabupaten Moni mencakup lima distrik, yakni Dumadama, Dogomo, Bibida, Bogobaida, dan Wegee Muka.

Baca Juga:  Sembilan Atlet Polda Papua Tengah Bersinar di Kejuaraan Karate Kapolri Cup

Warga menilai wilayah tersebut masih terisolasi sehingga membutuhkan percepatan pembangunan dan pelayanan pemerintahan dari Kabupaten Paniai.

Kepala Suku Moni, Agus Zonggonau, menyatakan pemekaran menjadi kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan langkah ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan, bukan kepentingan kelompok tertentu.

Tokoh intelektual Moni, Melkianus Zonggonau, menambahkan Kabupaten Moni akan menjadi wilayah yang inklusif bagi Suku Moni dan Suku Mee.

Selain itu, tim pemekaran menyiapkan sekitar 600 aparatur sipil negara (ASN) dari putra-putri Suku Moni untuk mendukung operasional pemerintahan jika DOB terbentuk.

Dukungan politik juga menguat. Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Bupati Paniai, Yanpit Nawipa, disebut mendukung rencana tersebut.

Warga berharap pembentukan Kabupaten Moni dapat mempercepat pembangunan, menekan kemiskinan ekstrem, dan meningkatkan pelayanan publik di wilayah pedalaman Papua Tengah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan
Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman
Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Berita ini 337 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:46 WIT

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan

Selasa, 29 September 2026 - 13:30 WIT

Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT