Presiden Resmikan KDKMP Nasional, Danrem 173/PVB: Soroti Tantangan Geografis dan Kendala Distribusi Logistik di Papua Tengah

- Admin

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danrem 173/PVB, Kapolda PPT,Dandim 1705, Sekda PPT Marthen Ukago, Wabup Nabire dan Unsur Forkopimda saat menghadiri vicon Peresmian KDKMP Nasional di SP 2 Kalisemen Nabire barat. Sabtu (16/5/2026). Dok-WK.

Danrem 173/PVB, Kapolda PPT,Dandim 1705, Sekda PPT Marthen Ukago, Wabup Nabire dan Unsur Forkopimda saat menghadiri vicon Peresmian KDKMP Nasional di SP 2 Kalisemen Nabire barat. Sabtu (16/5/2026). Dok-WK.

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Pemerintah Kabupaten Nabire mengikuti Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara nasional melalui video conference yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Kegiatan di Nabire berlangsung di SP 2 Kalisemen, Nabire Barat, dan dihadiri unsur Forkopimda serta jajaran TNI–Polri. Sabtu (16/5/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 173/PVB, Dandim 1705/Nabire, Kapolda Papua Tengah, perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang diwakili Sekda Marthen Ukago, Wakil Bupati Nabire, serta unsur Forkopimda lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Prabowo Subianto secara resmi membuka peresmian operasionalisasi KDKMP di 1.061 titik yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena hari ini pemerintah dapat meresmikan operasionalisasi 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Presiden.

Presiden menyampaikan, target awal sebanyak 1.030 titik koperasi meningkat menjadi 1.061 titik berkat kerja keras berbagai pihak.

Seluruh koperasi yang diresmikan telah memiliki bangunan fisik, pengurus, dan fasilitas operasional.

“Ini adalah prestasi besar bangsa Indonesia. Dalam waktu kurang lebih tujuh bulan sejak direncanakan pada November 2025, ribuan koperasi desa berhasil dibangun dan dioperasionalkan,” tegasnya.

Presiden juga menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai unsur strategis kedaulatan negara serta peran petani dalam sejarah perjuangan bangsa.

“Pangan bukan sekadar komoditas ekonomi, tetapi unsur penting menjaga kedaulatan negara. Jika masih ada rakyat yang kesulitan pangan, saya bertanggung jawab sebagai kepala negara,” tegas Presiden.

Menurutnya, keberadaan Koperasi Merah Putih akan bersinergi dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mendorong perputaran ekonomi desa.

Baca Juga:  Aspirasi Masyarakat Adat Waropen Disampaikan ke Gubernur Papua

“Perputaran ekonomi di desa akan hidup. Koperasi Merah Putih menjadi penggerak kebangkitan ekonomi rakyat,” ujarnya.

Pemerintah menargetkan hingga 30 ribu koperasi desa dapat diresmikan pada Agustus mendatang.

“Kita harus percaya diri, menjaga persatuan, dan membangun koperasi berdasarkan asas kekeluargaan demi kesejahteraan rakyat,” tutup Presiden.

Danrem 173/PVB, Brigjen TNI. Vivin Alivianto saat diwawancarai didepan Gudang KDKMP di SP 2 Kalisemen Nabire Barat, usai mengikut vicon peresmian KMP Nasional.Sabtu (16/5/2026). Dok-Alvi
Danrem 173/PVB, Brigjen TNI. Vivin Alivianto saat diwawancarai didepan Gudang KDKMP di SP 2 Kalisemen Nabire Barat, usai mengikut vicon peresmian KMP Nasional.Sabtu (16/5/2026). Dok-Alvi

Usai kegiatan, Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto menyampaikan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih di Nabire dan Timika menghadapi tantangan geografis, khususnya distribusi material.

“Kendala terbesar kami adalah geografis. Distribusi material sangat bergantung pada kapal. Jika cuaca baik, sebulan bisa dua kali pengiriman, namun saat gelombang tinggi bisa hanya sekali. Ini berpengaruh pada harga material,” jelasnya.

Ia menyebut pemerintah pusat telah memahami perbedaan tersebut dan melakukan penyesuaian.

“Ke depan ini akan sangat baik karena akan bersinergi dengan program MBG dan Kampung Nelayan Merah Putih. Akan ada perputaran ekonomi nyata di desa,” ujarnya.

Sementara itu, Kasiter Korem 173/PVB Letkol Inf. Fajar Wibawa Angkasa menjelaskan bahwa Korem membantu pembangunan fisik di tujuh titik di wilayah Nabire.

“Kami membantu membangun fasilitas, namun pengelolaan tetap dikembalikan kepada masyarakat desa,” jelasnya.

Kasiter Korem 173/PVB, Letkol. Inf. TNI. Fajar Wibawa Angkasa saat diwawancarai didepan Gudang KDKMP di SP 2 Kalisemen Nabire barat. Sabtu (16/5/2026). Dok_Alvi
Kasiter Korem 173/PVB, Letkol. Inf. TNI. Fajar Wibawa Angkasa saat diwawancarai didepan Gudang KDKMP di SP 2 Kalisemen Nabire barat. Sabtu (16/5/2026). Dok_Alvi

Ia menyebutkan beberapa lokasi di antaranya Lagari, Wanggar, dan SP1, dengan fokus wilayah Nabire Timur.

Syarat pembangunan meliputi ketersediaan lahan minimal 600 meter persegi, jumlah penduduk memadai, serta telah terbentuk pengurus koperasi.

“Manajer koperasi sedang disiapkan melalui pendidikan. Setelah mampu operasional, akan diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah
Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya
Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai
Anev Semester I, Polda Papua Tengah Catat 1.755 Gangguan Kamtibmas
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:00 WIT

KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:23 WIT

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIT

Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:53 WIT

Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran

Berita Terbaru