Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Solidaritas Mahasiswa Se-Indonesia Asal Kabupaten Paniai (SMI-KP) Nabire menyatakan kesiapan menggelar aksi mimbar bebas terkait penolakan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Kabupaten Paniai.
Koordinator Lapangan SMI-KP Nabire, Arnoldus Pigai, bersama Wakil Koordinator Lapangan Klarita Agapa dan sejumlah mahasiswa asal Paniai mendatangi ruang Intelkam Polres Nabire pada Sabtu pagi (16/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIT untuk menyerahkan surat pemberitahuan aksi.
Surat bernomor 01/SMI-KP/Nbx/X/2026 tersebut berisi permohonan pengamanan kegiatan aksi mimbar bebas yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 18 Mei 2026 pukul 08.00 WIT hingga selesai di kawasan Pasar Karang, Kabupaten Nabire.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam agenda aksi itu, SMI-KP Nabire menyatakan akan menyuarakan penolakan terhadap rencana Daerah Otonomi Baru (DOB) di Kabupaten Paniai.
Arnoldus Pigai diketahui berdomisili di Asrama Dogiyai Wonorejo dan tercatat sebagai mahasiswa UPPGSD UNCEN Kelas Nabire.
Sementara Klarita Agapa berdomisili di SP 1 Jalur 3 dan menempuh pendidikan di STAK Kali Merah.
Usai menyerahkan surat pemberitahuan kepada pihak Kepolisian, Arnoldus Pigai menyampaikan ajakan terbuka kepada masyarakat dan seluruh elemen di Nabire untuk hadir dalam aksi tersebut.
“Kami menghimbau seluruh masyarakat dan elemen yang ada di Nabire untuk hadir dalam aksi mimbar bebas pada hari Senin terkait penolakan DOB di Paniai,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa aksi yang akan dilaksanakan merupakan bentuk penyampaian aspirasi mahasiswa dan pelajar asal Paniai secara terbuka, damai, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
SMI-KP Nabire berharap kegiatan tersebut dapat berlangsung aman, tertib, serta menjadi ruang demokrasi bagi mahasiswa dan masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum. (*)
Penulis : Alvi












