Lurah Oyehe Imbau Warga Tidak Mudah Percaya Informasi Viral

- Admin

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Lurah Oyehe, Yohan Marei, memberikan klarifikasi terkait video viral mengenai pembagian bantuan beras kepada masyarakat di wilayah Kelurahan Oyehe, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Klarifikasi tersebut disampaikan Yohan Marei pada Rabu (20/5/2026) setelah video pembagian bantuan beras beredar luas di media sosial dan memunculkan berbagai tanggapan masyarakat.

Dalam keterangannya, Yohan Marei menegaskan proses penyaluran bantuan beras telah berjalan sesuai prosedur serta berdasarkan jumlah stok yang tersedia di kelurahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembagian beras sudah dilakukan oleh staf dan petugas pembagi sesuai perhitungan stok yang ada. Seluruh beras yang tersedia telah dibagikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, ia menjelaskan pihak kelurahan sebelumnya telah berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai jumlah bantuan dan kebutuhan warga penerima.

Namun demikian, Yohan Marei mengakui masih ada kemungkinan sebagian masyarakat belum menerima bantuan karena keterbatasan stok beras yang tersedia di Kelurahan Oyehe.

Menurutnya, proses pembagian bantuan berlangsung secara terbuka dan mendapat pengawasan langsung dari aparat keamanan maupun pihak terkait agar penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran.

“Dalam setiap pembagian ada pendampingan dari Babinsa dan pihak kepolisian yang ikut menyaksikan sampai pembagian selesai,” katanya.

Baca Juga:  Satu Hari Dua Aksi: Satgas Cartenz Evakuasi Korban dan Lumpuhkan Buronan

Terkait keluhan sejumlah pedagang di Pasar Oyehe, Yohan Marei menegaskan pihak kelurahan memprioritaskan warga yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Karena itu, pedagang yang dianggap mampu secara ekonomi tidak masuk dalam prioritas utama penerima bantuan beras.

“Kami mendahulukan masyarakat yang benar-benar tidak mampu untuk menerima bantuan beras,” jelasnya.

Di sisi lain, Yohan Marei juga menyoroti keterbatasan stok bantuan beras yang diterima Kelurahan Oyehe dibandingkan wilayah lain di Kabupaten Nabire.

Ia menyebut stok beras di Oyehe saat ini sekitar 14 ribu kilogram, sementara beberapa kelurahan lain memperoleh jumlah yang lebih besar.

“Stok beras di Oyehe sangat terbatas dibanding wilayah lain, sementara jumlah penduduk terus bertambah. Karena itu, dalam setiap pembagian pasti ada kekurangan,” ungkapnya.

Karena itu, ia berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dipastikan kebenarannya serta tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan Kelurahan Oyehe.

Menurutnya, pemerintah kelurahan akan terus berupaya menyalurkan bantuan secara adil dan sesuai kemampuan stok yang tersedia demi membantu masyarakat yang membutuhkan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Setahun Berjalan, CFD Nabire Jadi Ikon Hidup Sehat dan Pemberdayaan UMKM
Kapolres Nabire Wujudkan Harapan Mama-Mama Pasar, Salurkan 30 Payung Jelang HUT Bhayangkara ke-80
Kapolda Papua Tengah Buka FGD Cinta Damai Noken 2026 di Nabire
IPMADO Soroti Euforia Piala Dunia di Tengah Duka Masyarakat Dogiyai
BBM Nonsubsidi Naik, Harga Pertamax Papua-Maluku Tembus Rp16.650
Polres Nabire bersama Polda Papua Tengah Salurkan Bansos untuk Mama-Mama Pedagang di Tiga Pasar
Donor Darah HUT Bhayangkara ke-80, Polres Nabire Berbagi Kehidupan
HUT Pemuda GIDI ke-40 Jadi Momentum Kebersamaan Pemuda di Teluk Kimi
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:08 WIT

Setahun Berjalan, CFD Nabire Jadi Ikon Hidup Sehat dan Pemberdayaan UMKM

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:50 WIT

Kapolres Nabire Wujudkan Harapan Mama-Mama Pasar, Salurkan 30 Payung Jelang HUT Bhayangkara ke-80

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:42 WIT

Kapolda Papua Tengah Buka FGD Cinta Damai Noken 2026 di Nabire

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:09 WIT

IPMADO Soroti Euforia Piala Dunia di Tengah Duka Masyarakat Dogiyai

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:50 WIT

BBM Nonsubsidi Naik, Harga Pertamax Papua-Maluku Tembus Rp16.650

Berita Terbaru