Pemprov Papua Tengah Perkuat Layanan Kesehatan Lewat Data SDMK 2026

- Admin

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Papua Tengah bersama 8 Perwakilan Kadinkes dari beberapa Kabupaten ikut Rakor Renbut SDMK 2026 di Aula Yahor inn hotel jalan padat karya kalibobo Nabire. Rabu (20/5/2026). Dok_Humas Pemprov PPT. NT

Pemprov Papua Tengah bersama 8 Perwakilan Kadinkes dari beberapa Kabupaten ikut Rakor Renbut SDMK 2026 di Aula Yahor inn hotel jalan padat karya kalibobo Nabire. Rabu (20/5/2026). Dok_Humas Pemprov PPT. NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Pelayanan kesehatan yang merata tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga pada kesiapan tenaga kesehatan yang cukup, berkualitas, dan tepat sasaran.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus memperkuat perencanaan sumber daya manusia kesehatan berbasis data agar layanan kesehatan dapat menjangkau seluruh masyarakat.

Komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan Penyiapan Data Sumber Daya Manusia Kesehatan dan Data Rencana Kebutuhan SDM Kesehatan (Renbut SDMK) Tingkat Provinsi Papua Tengah yang berlangsung di Aula Yahor Inn Hotel, Jalan Padat Karya Kalibobo, Nabire, Rabu (20/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Provinsi Papua Tengah membuka kegiatan itu melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Victor Fun, yang mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Victor Fun, Gubernur Meki Fritz Nawipa menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah atas pelaksanaan kegiatan strategis tersebut.

Menurutnya, penguatan tata kelola kesehatan harus dimulai dari perencanaan yang akurat dan berbasis kondisi riil di lapangan.

“Kesehatan adalah fondasi utama pembangunan manusia. Tidak mungkin kita berbicara tentang Papua Tengah yang maju dan berdaya saing apabila pelayanan kesehatan masyarakat belum berjalan optimal,” demikian isi sambutan gubernur.

Selain itu, Gubernur Meki menegaskan ketersediaan tenaga kesehatan yang cukup, merata, dan berkualitas menjadi tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan.

Karena itu, pemerintah daerah mendorong pemutakhiran data SDM kesehatan serta penyusunan Rencana Kebutuhan SDM Kesehatan berbasis analisis beban kerja agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran.

Dalam sambutan tersebut, pemerintah juga memaparkan kondisi pelayanan kesehatan di Papua Tengah saat ini.

Dari sembilan rumah sakit yang ada, hanya tiga rumah sakit yang memiliki tujuh dokter spesialis utama secara lengkap.

Baca Juga:  Tim Resmob Polres Nabire Ungkap Kasus Curanmor, Dua Pelaku Diamankan

Sementara itu, dari 148 puskesmas yang tersebar di Papua Tengah, hanya sebagian kecil yang memenuhi standar sembilan jenis tenaga kesehatan.

“Data ini harus menjadi alarm sekaligus motivasi bagi kita semua untuk bergerak lebih cepat dan lebih tepat dalam melakukan perencanaan SDM kesehatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Meki menegaskan dokumen perencanaan SDM kesehatan tidak boleh berhenti sebagai administrasi semata.

Sebaliknya, dokumen tersebut harus menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan strategis.

Kebijakan itu mencakup penempatan tenaga kesehatan, usulan formasi ASN dan PPPK, hingga penguatan pelayanan kesehatan di wilayah terpencil dan pegunungan.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Papua Tengah meminta seluruh Dinas Kesehatan kabupaten, BKPSDM, rumah sakit, dan fasilitas pelayanan kesehatan memastikan data yang dimasukkan benar-benar valid dan sesuai kondisi lapangan.

“Keputusan yang baik hanya bisa lahir dari data yang baik,” tegasnya.

Di sisi lain, pemerintah juga mendorong transformasi digital kesehatan melalui pemanfaatan aplikasi SISDMK dan SATUSEHAT sebagai bagian dari integrasi data kesehatan nasional.

Melalui sistem tersebut, pemerintah berharap perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan dapat menjawab kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Papua Tengah, termasuk daerah dengan akses pelayanan kesehatan terbatas seperti Intan Jaya, Puncak, Paniai, Deiyai, Dogiyai, Mimika, Nabire, dan Puncak Jaya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Papua Tengah mengajak seluruh pihak menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat sistem kesehatan daerah secara bersama-sama.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah bersama untuk memperkuat sistem kesehatan Papua Tengah yang lebih adil, lebih merata, dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah beserta jajaran, kepala dinas kesehatan kabupaten se-Papua Tengah, BKPSDM dan Ortal kabupaten, direktur rumah sakit, pimpinan fasilitas kesehatan, narasumber, peserta, dan sejumlah undangan lainnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Nabire Wujudkan Harapan Mama-Mama Pasar, Salurkan 30 Payung Jelang HUT Bhayangkara ke-80
Kapolda Papua Tengah Buka FGD Cinta Damai Noken 2026 di Nabire
IPMADO Soroti Euforia Piala Dunia di Tengah Duka Masyarakat Dogiyai
BBM Nonsubsidi Naik, Harga Pertamax Papua-Maluku Tembus Rp16.650
Polres Nabire bersama Polda Papua Tengah Salurkan Bansos untuk Mama-Mama Pedagang di Tiga Pasar
Donor Darah HUT Bhayangkara ke-80, Polres Nabire Berbagi Kehidupan
HUT Pemuda GIDI ke-40 Jadi Momentum Kebersamaan Pemuda di Teluk Kimi
Anton Wambrau: Bupati Cup III Perkuat Persatuan dan Sportivitas
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:50 WIT

Kapolres Nabire Wujudkan Harapan Mama-Mama Pasar, Salurkan 30 Payung Jelang HUT Bhayangkara ke-80

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:42 WIT

Kapolda Papua Tengah Buka FGD Cinta Damai Noken 2026 di Nabire

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:09 WIT

IPMADO Soroti Euforia Piala Dunia di Tengah Duka Masyarakat Dogiyai

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:50 WIT

BBM Nonsubsidi Naik, Harga Pertamax Papua-Maluku Tembus Rp16.650

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:16 WIT

Polres Nabire bersama Polda Papua Tengah Salurkan Bansos untuk Mama-Mama Pedagang di Tiga Pasar

Berita Terbaru