DLHKP Papua Tengah dan Satgas PKH Perkuat Pengawasan Tambang di Kawasan Hutan.

- Admin

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan (DLHKP) Provinsi Papua Tengah, Yan Richard Pugu, menegaskan pihaknya terus memperkuat pengawasan terhadap kawasan hutan, termasuk aktivitas pertambangan yang berada di wilayah kehutanan di Papua Tengah.

Hal tersebut disampaikan Yan Richard Pugu usai mengikuti rapat koordinasi Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah di Hotel Mahavira, Nabire, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, DLHKP Papua Tengah terus berkoordinasi dengan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) terkait aktivitas pertambangan yang terindikasi berada di kawasan hutan lindung maupun kawasan konservasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau bicara monitoring terhadap kawasan, kami selalu melakukan kegiatan pengawasan. Terkait aktivitas pertambangan, saat ini kami juga terus berkoordinasi dan berkonferensi mengenai pemanfaatan pertambangan yang ada,” ujar Yan Richard Pugu.

Ia menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan secara hati-hati dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat setempat, agar proses penertiban tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.

“Karena ada aktivitas yang juga melibatkan masyarakat, maka semuanya harus dilakukan secara pelan-pelan dan hati-hati. Kami berharap potensi yang ada bisa dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat, tetapi tetap sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Baca Juga:  Aparat Amankan Buronan Kasus Pembunuhan Anggota Polri di Yahukimo

Terkait penertiban tambang ilegal oleh Satgas PKH, Yan Richard Pugu mengatakan sebagian besar aktivitas tersebut berada di kawasan hutan yang dilindungi dan tidak diperbolehkan untuk kegiatan pertambangan.

“Biasanya mereka beroperasi di tengah hutan lindung atau kawasan yang memang tidak boleh ada aktivitas pertambangan. Karena itu, kami terus berbagi informasi dengan Satgas PKH terkait titik-titik lokasi kegiatan yang ada,” jelasnya.

Ia menambahkan, setelah lokasi aktivitas dipastikan, DLHKP akan melakukan identifikasi status kawasan untuk menentukan fungsi hutannya, apakah masuk kategori hutan produksi, hutan lindung, atau kawasan konservasi.

“Kalau titik lokasinya sudah jelas, nanti akan diketahui kawasan itu masuk dalam fungsi apa, apakah hutan produksi, hutan lindung, ataupun kawasan konservasi,” ujarnya.

DLHKP Papua Tengah berharap kolaborasi bersama Satgas PKH dapat berjalan baik tanpa merugikan masyarakat yang selama ini menggantungkan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan hutan.

Menurut Yan Richard Pugu, pendekatan persuasif serta keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam setiap proses pengawasan maupun penertiban aktivitas tambang di lapangan.

Ia menegaskan bahwa perlindungan kawasan hutan harus tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Setahun Berjalan, CFD Nabire Jadi Ikon Hidup Sehat dan Pemberdayaan UMKM
Kapolres Nabire Wujudkan Harapan Mama-Mama Pasar, Salurkan 30 Payung Jelang HUT Bhayangkara ke-80
Kapolda Papua Tengah Buka FGD Cinta Damai Noken 2026 di Nabire
IPMADO Soroti Euforia Piala Dunia di Tengah Duka Masyarakat Dogiyai
BBM Nonsubsidi Naik, Harga Pertamax Papua-Maluku Tembus Rp16.650
Polres Nabire bersama Polda Papua Tengah Salurkan Bansos untuk Mama-Mama Pedagang di Tiga Pasar
Donor Darah HUT Bhayangkara ke-80, Polres Nabire Berbagi Kehidupan
HUT Pemuda GIDI ke-40 Jadi Momentum Kebersamaan Pemuda di Teluk Kimi
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:08 WIT

Setahun Berjalan, CFD Nabire Jadi Ikon Hidup Sehat dan Pemberdayaan UMKM

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:50 WIT

Kapolres Nabire Wujudkan Harapan Mama-Mama Pasar, Salurkan 30 Payung Jelang HUT Bhayangkara ke-80

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:42 WIT

Kapolda Papua Tengah Buka FGD Cinta Damai Noken 2026 di Nabire

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:09 WIT

IPMADO Soroti Euforia Piala Dunia di Tengah Duka Masyarakat Dogiyai

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:50 WIT

BBM Nonsubsidi Naik, Harga Pertamax Papua-Maluku Tembus Rp16.650

Berita Terbaru