Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Partai Golkar Papua Tengah terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten.
Semangat kebersamaan dan musyawarah mufakat menjadi landasan utama dalam pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar di wilayah Papua Tengah.
Musda IV Partai Golkar Kabupaten Intan Jaya dan Musda VI Partai Golkar Kabupaten Puncak Jaya berlangsung di Hotel Getz Nabire, Papua Tengah, Sabtu (23/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris DPD I Partai Golkar Papua Tengah, Sony Kayame, mengatakan pelaksanaan Musda tersebut merupakan bagian dari mekanisme organisasi Partai Golkar yang berjalan secara berjenjang mulai dari tingkat pusat hingga daerah.
“Musyawarah ini adalah perintah organisasi. Setelah pusat melaksanakan Munas, kemudian dilanjutkan Musda tingkat provinsi atau DPD I, selanjutnya dilaksanakan Musda tingkat kabupaten atau DPD II,” ujar Sony Kayame.
Menurutnya, Papua Tengah menjadi provinsi pertama yang melaksanakan Musda untuk dua kabupaten secara bersamaan, yakni Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Intan Jaya.
Ia menjelaskan keputusan menggabungkan pembukaan Musda dua kabupaten tersebut lahir dari hasil kesepakatan bersama dalam rapat persiapan sebelumnya.
Meski pembukaan dilakukan secara bersama-sama, seluruh tahapan pleno tetap dilaksanakan secara terpisah sesuai mekanisme organisasi.
“Hanya pembukaan yang kita laksanakan bersama-sama. Setelah itu pleno masing-masing kabupaten berjalan sendiri-sendiri,” jelasnya.
Sony Kayame juga memaparkan bahwa proses pendaftaran bakal calon Ketua DPD II telah dilaksanakan sehari sebelum Musda sesuai Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Nomor 02 tentang Musyawarah dan Rapat Kerja Partai Golkar.
Pendaftaran dibuka sejak pagi hingga pukul 00.00 WIT. Namun hingga batas akhir pendaftaran, masing-masing kabupaten hanya memiliki satu bakal calon yang mendaftar dan mengembalikan berkas secara lengkap.
“Puncak Jaya maupun Intan Jaya hanya terdapat satu orang yang mendaftar dan dinyatakan lengkap. Karena itu, sesuai aturan organisasi, kemungkinan besar mekanismenya akan berjalan secara aklamasi,” katanya.
Untuk Kabupaten Puncak Jaya, calon tunggal yang mendaftar adalah Mendi Wonerengga, S.IP. Sementara untuk Kabupaten Intan Jaya, calon tunggal yang mendaftar yakni Elias Igapa, SE.
Selain itu, Sony Kayame menegaskan DPD I Partai Golkar Papua Tengah telah menginstruksikan seluruh DPD II di delapan kabupaten agar segera membentuk panitia dan melaksanakan Musda sebelum akhir Juni 2026.
“Kami sudah rapat perdana tanggal 11 Mei lalu dan ada instruksi dari Ketua DPD I agar delapan kabupaten segera melaksanakan Musda. Targetnya harus selesai sebelum akhir Juni,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa mekanisme Musda Partai Golkar kini lebih mengedepankan mufakat sebelum pelaksanaan musyawarah formal.
“Kalau di Golkar, kita mufakat dulu baru musyawarah. Karena Golkar ini rumah bersama, jadi semangatnya kebersamaan dan kesepakatan,” ujarnya.
Menurut Sony, pelaksanaan Musda di Hotel Getz Nabire untuk Kabupaten Puncak Jaya dan Intan Jaya juga mempertimbangkan kondisi daerah masing-masing.
Untuk Puncak Jaya, sejumlah fasilitas pertemuan dilaporkan terdampak gangguan keamanan.
Sementara Intan Jaya menghadapi kendala transportasi.
Karena itu, DPD I Partai Golkar Papua Tengah memberikan izin kepada kedua kabupaten tersebut untuk melaksanakan Musda di Nabire.
Sementara untuk kabupaten lainnya seperti Mimika dan Nabire, pelaksanaan Musda direncanakan berlangsung di daerah masing-masing. Sedangkan sejumlah daerah lain masih menunggu kesiapan panitia dan hasil konsolidasi internal.
Pelaksanaan Musda tersebut diharapkan semakin memperkuat soliditas Partai Golkar di Papua Tengah sekaligus memperkuat pelayanan politik kepada masyarakat di masing-masing daerah. (*)












