Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com Semangat persatuan, konsolidasi, dan kebersamaan kembali ditegaskan dalam penutupan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Puncak Jaya yang berlangsung di Hotel Getz Nabire, Papua Tengah.
Penutupan Musda dilakukan langsung oleh Ketua Harian DPD I Partai Golkar Papua Tengah, Wellem Wandik, Sabtu (23/5/2026), setelah seluruh rangkaian sidang pleno dan tahapan organisasi selesai dilaksanakan.
Dalam sambutannya, Wellem Wandik menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pimpinan sidang, pengurus partai, serta kader Golkar dari Kabupaten Intan Jaya dan Puncak Jaya yang telah menjaga suasana Musda tetap aman, tertib, dan penuh kekeluargaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Musda bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga momentum memperkuat soliditas partai dalam menghadapi agenda politik ke depan.
“Musda ini bukan sekadar memilih ketua, tetapi menjadi momentum memperkuat konsolidasi dan kebersamaan Partai Golkar di Papua Tengah,” ujar Wellem Wandik.
Menurutnya, semangat musyawarah mufakat yang ditunjukkan dalam proses Musda mencerminkan kedewasaan kader Partai Golkar dalam membangun organisasi secara bersama-sama.
Ia juga meminta seluruh pengurus terpilih segera bekerja membangun struktur partai hingga tingkat bawah dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
“Kita harus tetap solid, menjaga kebersamaan, dan bekerja untuk rakyat. Partai Golkar harus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Dalam Musda tersebut, Elias Igapa, SE resmi terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Intan Jaya periode 2026–2031. Sementara untuk Kabupaten Puncak Jaya, Mendi Wonerengga, S.IP kembali dipercaya memimpin DPD II Partai Golkar.
Wellem Wandik berharap kepengurusan baru di kedua kabupaten dapat memperkuat basis Partai Golkar serta meningkatkan capaian politik pada Pemilu mendatang.
Ia juga menegaskan bahwa DPD I Partai Golkar Papua Tengah terus mendorong seluruh DPD II di delapan kabupaten agar segera melaksanakan Musda sebagai bagian dari konsolidasi organisasi.
“Golkar harus tetap menjadi rumah besar bagi semua kader. Karena itu, kita harus menjaga persatuan dan bekerja bersama untuk membesarkan partai,” tegasnya.
Penutupan Musda berlangsung penuh keakraban dan ditutup dengan foto bersama jajaran pengurus DPD I, pengurus DPD II, panitia pelaksana, serta seluruh kader Partai Golkar yang hadir.
Momentum tersebut sekaligus menjadi awal baru bagi kepengurusan Partai Golkar di Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Puncak Jaya dalam memperkuat pelayanan politik kepada masyarakat Papua Tengah. (*)












