Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Khatib Iduladha, Ustaz Nur Ichsan, mengajak umat Islam memaknai Iduladha sebagai momentum memperkuat keikhlasan, pengorbanan, dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Pesan tersebut disampaikan dalam khutbah Salat Iduladha 1447 Hijriah yang berlangsung di Masjid AT-Taqwa Jln. Trikora, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Rabu (27/5/2026).
Dalam khutbahnya, Ustaz Nur Ichsan menggambarkan suasana religius saat jamaah bersama-sama mengumandangkan takbir, tahmid, dan tahlil usai pelaksanaan Salat Iduladha.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita kembali duduk bersimpuh di atas hamparan tanah, dinaungi langit Allah SWT yang membentang luas. Baru saja di tempat ini kita bersama-sama menggemakan pujian keagungan kepada Allah SWT,” ujarnya.
Ia mengatakan, Iduladha tidak hanya menjadi perayaan kemenangan spiritual, tetapi juga momentum merenungkan perjuangan dan pengorbanan dalam kehidupan manusia.
Menurutnya, ibadah haji yang sedang dijalankan jutaan umat Islam di Tanah Suci mengandung makna mendalam tentang perjuangan melawan hawa nafsu dan godaan setan.
“Hari ini jamaah calon haji sedang mabit di Mina untuk melontar jumrah. Itu merupakan simbol perlawanan terhadap segala bentuk kemungkaran dan kezaliman di muka bumi,” katanya.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa manusia sering kali mampu menghadapi ujian kemiskinan, namun tidak sedikit yang gagal saat diuji dengan kecukupan dan kemewahan.
Dalam khutbahnya, Ustaz Nur Ichsan juga menyinggung pelaksanaan wukuf di Padang Arafah yang dilakukan jamaah haji pada 9 Zulhijjah.
Ia menyebut pakaian ihram putih tanpa jahitan menjadi simbol bahwa manusia lahir dan kembali kepada Allah SWT tanpa membawa apa pun.
“Hendak ke mana engkau akan pergi. Kemana masa muda dihabiskan, untuk apa harta dibelanjakan, dan bagaimana umur digunakan selama hidup di dunia,” tuturnya.
Ia turut mengajak jamaah memperbanyak istighfar, zikir, dan memperkuat ketundukan kepada Allah SWT sebagaimana yang dilakukan jamaah haji saat berada di Arafah.
Pada kesempatan itu, khatib juga menegaskan pentingnya ibadah kurban bagi umat Islam yang mampu.
Ia mengutip hadis Rasulullah SAW serta firman Allah SWT dalam Surah Al-Kautsar yang memerintahkan umat Islam mendirikan salat dan berkurban.
Menutup khutbahnya, Ustaz Nur Ichsan berharap Iduladha menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial, keikhlasan, dan semangat berbagi kepada sesama. (*)












