Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Sebanyak 88 personel gabungan dari Polres Nabire dan Polda Papua menggelar apel kesiapsiagaan yang dilanjutkan dengan patroli skala besar di wilayah Kabupaten Nabire, Sabtu malam (30/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Polres Nabire sejak pukul 20.30 WIT tersebut bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila.
Selain itu, patroli gabungan juga menjadi langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas jalanan yang belakangan meresahkan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum melaksanakan razia, personel gabungan terlebih dahulu bergerak menuju kawasan Wadio untuk menangani aksi pemalangan jalan yang sempat mengganggu aktivitas masyarakat.
Setelah situasi berhasil dikendalikan dan kembali kondusif, petugas langsung melanjutkan operasi ke sejumlah titik rawan di dalam kota.
Kabag Ops Polres Nabire, Fransiskus Kia Tapun, menjelaskan bahwa patroli dan razia rutin terus dilaksanakan sebagai upaya menjaga keamanan wilayah serta merespons laporan masyarakat terkait maraknya aksi begal.
“Terus kita melaksanakan kegiatan ini karena untuk harkamtibmas, terutama untuk situasi yang sampai dengan saat ini memang terkesan semakin banyak begal. Karena itu, kegiatan ini kami rutinkan. Biasanya Polri sendiri yang melaksanakan, tetapi malam ini personel dari Polda Papua turut bergabung sehingga kami melaksanakan kegiatan bersama-sama,” ujarnya.
Menurutnya, operasi malam itu melibatkan total 88 personel, terdiri dari 51 anggota Polda Papua dan 37 personel Polres Nabire.
Setelah menyelesaikan penanganan pemalangan di Wadio, aparat membagi kekuatan untuk melaksanakan sweeping atau razia di dua lokasi berbeda, yakni kawasan Oyehe dan Pasar Karang.
Petugas memfokuskan pemeriksaan terhadap kendaraan bermotor serta kepemilikan senjata tajam yang berpotensi digunakan dalam tindak kriminal.
“Kami melaksanakan sweeping di dua titik, yaitu Oyehe dan Pasar Karang. Sasaran kami kendaraan dan alat-alat sajam. Kami berharap situasi tetap aman dan tertib sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan,” kata Fransiskus.
Melalui patroli skala besar ini, aparat keamanan berharap masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Nabire. (*)












