Kunker Dua Wamen ke Nabire, Meki Nawipa: Gedung Penting, Tapi Kesejahteraan Masyarakat Lebih Utama

- Admin

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa menyampaikan sambutan dalam rapat pembahasan Kawasan Inti Puspem Papua Tengah di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Rabu (3/6/2026). Dok_Humas PT. NT

Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa menyampaikan sambutan dalam rapat pembahasan Kawasan Inti Puspem Papua Tengah di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Rabu (3/6/2026). Dok_Humas PT. NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa menegaskan bahwa tujuan utama pembangunan di provinsi termuda di Indonesia itu bukan sekadar membangun infrastruktur dan gedung pemerintahan, tetapi juga menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Papua secara menyeluruh.

Pesan tersebut disampaikan Meki saat menyambut kunjungan kerja Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti di Nabire, Rabu (3/6/2026).

Menurut Meki, pembangunan Papua Tengah harus berpijak pada nilai kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, seluruh program pembangunan yang saat ini berjalan harus memberikan manfaat langsung bagi kehidupan warga di delapan kabupaten yang berada di wilayah Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian kunjungan kerja kedua wakil menteri diawali dengan peninjauan pembangunan Pusat Pemerintahan (Puspem) Papua Tengah di Karadiri, Nabire Barat.

Dalam kegiatan tersebut, Meki Nawipa bersama Wakil Gubernur Deinas Geley, Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto, dan Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mendampingi rombongan meninjau progres pembangunan kawasan inti pemerintahan.

Saat ini, progres pembangunan Puspem telah mencapai sekitar 20 persen. Kawasan tersebut mencakup pembangunan Kantor Gubernur Papua Tengah, Kantor DPRD Papua Tengah, Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah, serta tiga tower pendukung yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026.

Usai peninjauan lapangan, agenda dilanjutkan dengan Rapat Pembahasan Kawasan Inti Puspem Papua Tengah yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah mulai pukul 15.00 hingga 18.10 WIT.

Rapat tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, serta jajaran kementerian dan balai teknis terkait.

Baca Juga:  Mimika Angkat Pesan Perdamaian Lewat Tarian Kreasi di Festival Budaya Pelajar Papua Tengah

Dalam sambutannya, Meki Nawipa meminta arahan, masukan, dan pandangan teknis dari kedua wakil menteri beserta seluruh jajaran kementerian yang hadir.

Ia menilai dukungan pemerintah pusat sangat penting untuk memastikan fondasi pembangunan Papua Tengah berjalan sesuai kebutuhan daerah dan mampu menjawab tantangan di masa mendatang.

Meki juga memberikan ruang yang luas kepada para tenaga ahli dan pejabat teknis untuk menyampaikan berbagai masukan terkait pembangunan kawasan inti Puspem.

Menurutnya, pendekatan tersebut diperlukan agar kualitas pembangunan tetap terjaga meski daerah otonomi baru masih menghadapi berbagai keterbatasan.

“Kami ingin fondasi Papua Tengah dibangun dengan baik sejak awal. Karena itu kami membutuhkan arahan, pengalaman, dan masukan dari pemerintah pusat agar pembangunan yang sedang berjalan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Meki Nawipa menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap Papua Tengah.

Ia juga memanjatkan doa agar seluruh agenda pembangunan yang sedang berjalan mendapat kelancaran dan dukungan dari semua pihak.

Meki berharap kunjungan kerja Wamendagri Ribka Haluk dan Wamen PU Diana Kusumastuti membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan Papua Tengah tidak hanya diukur dari berdirinya gedung-gedung pemerintahan, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat.

“Kami tidak ingin hanya membangun tanah dan gedung. Yang paling penting adalah membangun manusia Papua, meningkatkan kesejahteraan mereka, menghadirkan kedamaian, dan memastikan pembangunan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Meki.

Menurutnya, semangat pembangunan yang berpusat pada manusia harus menjadi fondasi utama Papua Tengah dalam mewujudkan kemajuan daerah sekaligus memperkuat kontribusi bagi Indonesia. (*)

Penulis : Alvi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banggar DPRPT Disebut Rekomendasikan Gubernur ke Aparat, Sony: Kapan Rapatnya?
KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah
Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya
Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:57 WIT

Banggar DPRPT Disebut Rekomendasikan Gubernur ke Aparat, Sony: Kapan Rapatnya?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:00 WIT

KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:23 WIT

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIT

Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102

Berita Terbaru