Marthen Luther Wengge, Putra Asli Napan Nabire, Wakili Indonesia di Asia Arts Festival 2026 Singapura

- Admin

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marthen Luther Wengge atau Rambo Wengge, putra asli Kampung Napan, Kabupaten Nabire, menunjukkan trofi Juara Battle Dance Fusion IWDF 2026 yang mengantarkannya mewakili Indonesia pada Asia Arts Festival 2026 di Singapura. Dok_MLW. NT

Marthen Luther Wengge atau Rambo Wengge, putra asli Kampung Napan, Kabupaten Nabire, menunjukkan trofi Juara Battle Dance Fusion IWDF 2026 yang mengantarkannya mewakili Indonesia pada Asia Arts Festival 2026 di Singapura. Dok_MLW. NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Kerja keras, disiplin, dan keberanian untuk bermimpi kembali mengantarkan putra Papua Tengah menembus panggung internasional.

Marthen Luther Wengge, yang akrab disapa Rambo Wengge, pemuda asal Kampung Napan, Kabupaten Nabire, berhasil mengharumkan nama Papua Tengah setelah meraih gelar Juara Battle Dance Fusion pada ajang Indonesia World Dance Festival (IWDF) 2026 di Gedung Pos Bloc Jakarta, Sabtu (30/5/2026).

Prestasi tersebut sekaligus membuka jalan bagi Rambo Wengge untuk mewakili Indonesia pada ajang bergengsi 13th Asia Arts Festival 2026 yang akan berlangsung di SOTA Concert Hall, Singapura, pada 9 hingga 12 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indonesia World Dance Festival 2026 mempertemukan para penari berbakat dari berbagai daerah di Indonesia. Sebelum memasuki kompetisi, seluruh peserta mengikuti workshop dan pembekalan sejak 27 Mei 2026 guna meningkatkan kemampuan teknik, kreativitas, dan kualitas pertunjukan mereka.

Kemudian, pada babak kompetisi, Rambo Wengge menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga berhasil mengungguli para peserta lainnya.

Berdasarkan Surat Keterangan Nomor 001/SK-YRSD/IWDF/II/2026 yang diterbitkan Yayasan Rosmala Sari Dewi pada 30 Mei 2026, panitia resmi menetapkan Marthen Luther Wengge sebagai Juara Battle Dance Fusion IWDF 2026.

Berkat kemenangan tersebut, panitia juga menetapkan Rambo Wengge sebagai salah satu delegasi Indonesia yang akan tampil pada Asia Arts Festival 2026 di Singapura.

Festival seni internasional tersebut menjadi wadah pertemuan talenta-talenta terbaik dari berbagai negara untuk menampilkan kreativitas dan kemampuan di bidang seni pertunjukan.

Manager Marthen, Anjani, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraih sekaligus mengajak masyarakat Papua Tengah untuk memberikan dukungan dan doa menjelang keberangkatan ke Singapura.

“Kami memohon doa restu dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah serta seluruh masyarakat agar Marthen Rambo Wengge dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa nama Papua Tengah serta Indonesia semakin dikenal di tingkat internasional,” ujar Anjani.

Baca Juga:  Noken Duka dari Puncak: Mahasiswa Desak Penuntasan Kasus HAM

Selanjutnya, Rambo Wengge bersama tim melanjutkan berbagai persiapan administrasi dan teknis. Mereka mengurus dokumen perjalanan, termasuk paspor yang diproses pada 2 hingga 4 Juni 2026.

Seluruh tahapan berjalan lancar berkat dukungan berbagai pihak yang turut memberikan perhatian terhadap perjuangan putra Papua Tengah tersebut.

Sementara itu, Founder dan Director Indonesia World Dance Festival 2026 sekaligus Ketua Yayasan Rosmala Sari Dewi, Dr. Rosmala Sari Dewi, S.Sn., M.Sn., memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan Marthen selama mengikuti kompetisi.

“Kami bangga memiliki talenta muda seperti Marthen Rambo Wengge yang mampu bersaing dan berprestasi. Ia juga menjadi delegasi pertama dari Papua yang berhasil kami bawa ke ajang internasional.

Semoga keikutsertaannya di Singapura dapat membawa pulang kemenangan dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar kompetisi, keikutsertaan Rambo Wengge membawa misi besar untuk memperkenalkan potensi generasi muda Papua Tengah kepada dunia.

Melalui seni tari, ia membuktikan bahwa talenta dari daerah memiliki kemampuan yang sama untuk bersaing di tingkat internasional sekaligus menjadi duta budaya yang membawa identitas Indonesia ke panggung global.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Papua Tengah, khususnya Kabupaten Nabire.

Selain itu, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa kesempatan untuk meraih prestasi terbuka bagi siapa saja yang memiliki tekad, kerja keras, dan kemauan untuk terus berkembang.

Dari Kampung Napan menuju Singapura, Marthen Luther Wengge membawa harapan, kebanggaan, dan semangat generasi muda Papua Tengah.

Masyarakat kini menantikan kiprahnya di Asia Arts Festival 2026 sekaligus berharap ia kembali mengukir prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
Retribusi Sampah CFD Nabire Dipersoalkan, UMKM Minta Bayar Saat Jualan
Danrem 173/PVB Dampingi Pangdiv III Kostrad dalam Tradisi Pembaretan di Nabire
John NR Gobai Usul Reformulasi Penetapan Wilayah Pertambangan di Papua Tengah
DPD PSI Nabire Dukung Relokasi Pedagang Pantai, Dorong Ekonomi Modern
Sengketa Lahan GOR Kotalama, Piter Worobay Minta Acuan Dokumen Hukum
Aksi Pelajar Berlangsung Kondusif, Kapolres Nabire Imbau Hindari Ujaran Ancaman
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:21 WIT

DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab

Sabtu, 26 September 2026 - 12:30 WIT

Retribusi Sampah CFD Nabire Dipersoalkan, UMKM Minta Bayar Saat Jualan

Kamis, 24 September 2026 - 19:53 WIT

Danrem 173/PVB Dampingi Pangdiv III Kostrad dalam Tradisi Pembaretan di Nabire

Kamis, 24 September 2026 - 19:49 WIT

John NR Gobai Usul Reformulasi Penetapan Wilayah Pertambangan di Papua Tengah

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT