Peringati Hari Lingkungan Hidup, Tiga Komunitas Bersihkan Pasar Karang Nabire

- Admin

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relawan dari PTS Nabire, Komda Papua Tengah, dan Kewita membersihkan sampah di kawasan Pasar Karang Tumaritis, Nabire, Sabtu (6/6/2026). Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Dok_ Alvi. NT

Relawan dari PTS Nabire, Komda Papua Tengah, dan Kewita membersihkan sampah di kawasan Pasar Karang Tumaritis, Nabire, Sabtu (6/6/2026). Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Dok_ Alvi. NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Semangat menjaga bumi dimulai dari langkah sederhana. Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, sejumlah komunitas pemuda di Kabupaten Nabire berkolaborasi menggelar aksi bersih-bersih sampah di kawasan Pasar Karang Tumaritis, Sabtu (6/6/2026).

Aksi sosial tersebut melibatkan Perkumpulan Tunas Selatan (PTS) Nabire, Komite Daerah (Komda) Papua Tengah, dan Kewita. Para relawan memulai kegiatan sejak pukul 06.00 WIT dengan titik kumpul di Taman Gizi Nabire sebelum bergerak menuju lokasi aksi.

Awalnya, panitia merencanakan kegiatan di beberapa titik, termasuk Pasar Oyehe dan Pasar Kalibobo. Namun, para relawan memusatkan kegiatan di Pasar Karang Tumaritis agar pembersihan dapat dilakukan secara maksimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran para pemuda mendapat sambutan hangat dari para pedagang. Selain membantu membersihkan lingkungan pasar, kegiatan tersebut juga membuka ruang dialog antara komunitas dan masyarakat mengenai kondisi kebersihan serta fasilitas pasar tradisional di Nabire.

Mama Emeliana Kegie (mama pasar karang penjual sayur mayur) mengapresiasi kolaborasi komunitas dalam bersih-bersih pasar karang dan harapan ke pemerintah yaitu disediakan tempat sampah dan sekali-kali turun kepasar belanja jangan di toko-toko saja. Dok_Alvi NT
Mama Emeliana Kegie (mama pasar karang penjual sayur mayur) mengapresiasi kolaborasi komunitas dalam bersih-bersih pasar karang dan harapan ke pemerintah yaitu disediakan tempat sampah dan sekali-kali turun kepasar belanja jangan di toko-toko saja. Dok_Alvi NT

Salah seorang pedagang sayur, Emeliana Kegie, mengaku mengapresiasi aksi yang dilakukan para relawan.

Ia berharap pemerintah daerah lebih aktif memperhatikan kondisi pasar tradisional yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami berharap pemerintah daerah turun langsung melihat kondisi pasar. Kalau pasar bersih dan tertata, maka wajah kota juga akan terlihat lebih baik,” ujarnya.

Menurut Emeliana, selama ini para pedagang kerap bergotong royong secara mandiri untuk memperbaiki sejumlah fasilitas sederhana, termasuk menimbun jalan yang becek dan membangun lapak jualan seadanya.

Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi momentum refleksi bagi kalangan pemuda terkait kepedulian terhadap lingkungan.

Perwakilan PTS Nabire, Ani, menilai kesadaran generasi muda terhadap isu kebersihan masih perlu ditingkatkan.

Ia mengatakan Nabire memiliki banyak komunitas pecinta alam dan kelompok pemerhati lingkungan.

Namun, partisipasi aktif dalam kegiatan lingkungan dinilai masih belum optimal, terutama pada momen penting seperti Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Baca Juga:  DPR RI Tinjau Lapas Nabire, Mandenas Tekankan Perbaikan Fasilitas

“Komunitas pecinta alam cukup banyak di Nabire, tetapi saat momentum seperti Hari Lingkungan Hidup Sedunia, belum banyak yang terlibat secara langsung. Padahal, isu lingkungan membutuhkan kerja bersama,” kata Ani.

Meski demikian, Ani menegaskan bahwa PTS Nabire terus berupaya menjaga konsistensi melalui aksi bersih-bersih yang rutin dilaksanakan dua hingga tiga kali setiap bulan.

Kegiatan tersebut mencakup pemilahan sampah organik dan nonorganik di sejumlah lokasi, seperti Pantai PLN Kalibobo, Lapangan SMP Negeri 5 Nabire, hingga kawasan wisata lainnya.

Selain mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, Ani juga mendorong pemerintah daerah untuk memberikan dukungan berkelanjutan kepada komunitas-komunitas yang selama ini bergerak secara sukarela dalam kegiatan pelestarian lingkungan.

Ia turut mengingatkan pentingnya membangun budaya LISA atau “Lihat Sampah Ambil” sebagai langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap orang dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Semua kembali pada kesadaran masing-masing. Kalau bukan kita yang menjaga lingkungan ini, siapa lagi,” ujarnya.

Theresia Tegege Jurnalis Cepos sekaligus perwakilan dari KOMDA Papua Tengah dan Ani dari PTS Nabire, Sabtu (6/6/2026). Dok_Alvi NT
Theresia Tegege Jurnalis Cepos sekaligus perwakilan dari KOMDA Papua Tengah dan Ani dari PTS Nabire, Sabtu (6/6/2026). Dok_Alvi NT

Senada dengan itu, perwakilan Komda Papua Tengah, Theresia Tegege, menekankan bahwa upaya menjaga kebersihan lingkungan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah telah memiliki regulasi terkait pengelolaan sampah. Namun, implementasi aturan tersebut perlu didukung melalui sosialisasi yang lebih luas dan partisipasi aktif masyarakat.

“Kita tidak bisa hanya berharap kepada pemerintah. Perubahan harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Jika semua bergerak bersama, maka dampaknya akan jauh lebih besar,” tegas Theresia.

Melalui aksi kolaboratif tersebut, para relawan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat.

Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum untuk membangun budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan. (*)

Penulis : Alvi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan
Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman
Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:46 WIT

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan

Selasa, 29 September 2026 - 13:30 WIT

Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT