Penyidik Dalami Peran YM dalam Kasus Penembakan di Area Grasberg

- Admin

Senin, 8 Juni 2026 - 00:24 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria berinisial YM di kawasan Pasar Kago, Kota Ilaga, Kabupaten Puncak, Sabtu (6/6/2026). Penyidik menduga YM terlibat dalam kasus penembakan yang menewaskan seorang karyawan PT Freeport Indonesia di wilayah Tembagapura, Kabupaten Mimika. Dok_ Ist

Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria berinisial YM di kawasan Pasar Kago, Kota Ilaga, Kabupaten Puncak, Sabtu (6/6/2026). Penyidik menduga YM terlibat dalam kasus penembakan yang menewaskan seorang karyawan PT Freeport Indonesia di wilayah Tembagapura, Kabupaten Mimika. Dok_ Ist

Puncak, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali mengembangkan penyidikan kasus kekerasan bersenjata di Papua Tengah dengan menangkap seorang pria berinisial YM (24) yang diduga terlibat dalam penembakan terhadap seorang karyawan PT Freeport Indonesia di wilayah Tembagapura, Kabupaten Mimika.

Petugas menangkap YM di kawasan Pasar Kago, Kota Ilaga, Kabupaten Puncak, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 08.55 WIT. Aparat menduga YM merupakan bagian dari kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah Kepala Air, Kodap III Ilaga.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, membenarkan penangkapan tersebut saat memberikan keterangan kepada awak media, Minggu (7/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, aparat melakukan penangkapan berdasarkan laporan polisi terkait kasus penembakan yang menewaskan Simson Mulia, karyawan PT Freeport Indonesia, pada 11 Maret 2026 di area Ngapua Reklamasi Enviro Bunaken Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika.

“YM diamankan oleh personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berdasarkan hasil penyelidikan yang mengarah pada dugaan keterlibatannya dalam kasus tersebut,” ujar Yusuf Sutejo.

Dari hasil penyelidikan sementara, penyidik menduga YM memiliki peran dalam mendukung aksi penembakan yang menyebabkan korban meninggal dunia akibat luka tembak di bagian kepala.

Penyidik menduga YM bertugas memantau pergerakan aparat keamanan dan masyarakat menggunakan teropong saat peristiwa terjadi. Aparat juga menduga aksi tersebut melibatkan beberapa orang lainnya yang saat ini masih dalam proses pengembangan penyidikan.

“Peristiwa itu diduga dilakukan bersama sejumlah anggota kelompok lainnya, termasuk JM yang telah meninggal dunia dan BM alias N yang hingga kini masih dalam pencarian,” kata Yusuf.

Aparat memperoleh informasi mengenai keberadaan YM di wilayah Ilaga sebelum akhirnya melakukan penangkapan. Setelah diamankan, petugas langsung membawa YM ke Polres Puncak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga:  Noken Duka dari Puncak: Mahasiswa Desak Penuntasan Kasus HAM

Dalam proses hukum yang berjalan, penyidik menerapkan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), di antaranya Pasal 459 tentang pembunuhan, Pasal 18 juncto Pasal 19 mengenai penyertaan tindak pidana, serta ketentuan lain yang relevan berdasarkan hasil penyidikan.

Penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya unsur perencanaan maupun dugaan keterlibatan dalam penggunaan senjata api dan amunisi tanpa hak.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa aparat akan terus menindak setiap pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan bersenjata yang menimbulkan korban jiwa.

“Penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan secara profesional. Setiap pihak yang diduga terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Faizal Ramadhani.

Ia menambahkan bahwa Satgas Operasi Damai Cartenz berkomitmen menghadirkan kepastian hukum bagi korban sekaligus menjaga keamanan masyarakat di Papua.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengatakan penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap YM guna mendalami perannya dalam kasus tersebut.

Selain itu, penyidik juga menelusuri kemungkinan keterkaitan YM dengan perkara lain yang masih dalam penanganan aparat penegak hukum di wilayah Papua Tengah.

“Pemeriksaan masih berlangsung untuk mendalami peran yang bersangkutan serta kemungkinan keterlibatannya dalam perkara lain yang sedang dikembangkan,” kata Adarma Sinaga.

Hingga saat ini, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Puncak dan Polres Mimika terus melakukan pengembangan penyidikan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam jaringan kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah Papua Tengah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Tahun CFD Nabire, Pelaku UMKM Usul Digelar Sabtu Sore atau Hari Minggu
Setahun Berjalan, CFD Nabire Jadi Ikon Hidup Sehat dan Pemberdayaan UMKM
Kapolres Nabire Wujudkan Harapan Mama-Mama Pasar, Salurkan 30 Payung Jelang HUT Bhayangkara ke-80
Kapolda Papua Tengah Buka FGD Cinta Damai Noken 2026 di Nabire
IPMADO Soroti Euforia Piala Dunia di Tengah Duka Masyarakat Dogiyai
BBM Nonsubsidi Naik, Harga Pertamax Papua-Maluku Tembus Rp16.650
Polres Nabire bersama Polda Papua Tengah Salurkan Bansos untuk Mama-Mama Pedagang di Tiga Pasar
Donor Darah HUT Bhayangkara ke-80, Polres Nabire Berbagi Kehidupan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:28 WIT

Satu Tahun CFD Nabire, Pelaku UMKM Usul Digelar Sabtu Sore atau Hari Minggu

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:08 WIT

Setahun Berjalan, CFD Nabire Jadi Ikon Hidup Sehat dan Pemberdayaan UMKM

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:50 WIT

Kapolres Nabire Wujudkan Harapan Mama-Mama Pasar, Salurkan 30 Payung Jelang HUT Bhayangkara ke-80

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:42 WIT

Kapolda Papua Tengah Buka FGD Cinta Damai Noken 2026 di Nabire

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:09 WIT

IPMADO Soroti Euforia Piala Dunia di Tengah Duka Masyarakat Dogiyai

Berita Terbaru