Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., mewujudkan harapan mama-mama pedagang Pasar Sentral Kalibobo dengan menyalurkan 30 payung besar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kamis (11/6/2026).
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung saat Polres Nabire menggelar bakti sosial bersama Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., di Pasar Sentral Kalibobo.
Selain membagikan paket sembako kepada para pedagang, jajaran kepolisian juga menyerahkan bantuan payung untuk mendukung aktivitas jual beli masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Nabire secara simbolis menyerahkan tiga payung kepada perwakilan mama-mama pedagang. Namun secara keseluruhan, Polres Nabire menyalurkan 30 payung kepada para pedagang yang telah terdata sebagai penerima manfaat.
Bantuan tersebut bermula ketika AKBP Samuel D. Tatiratu mendengar langsung aspirasi para pedagang saat mendampingi Kapolda Papua Tengah dalam kegiatan sosial di pasar.
Para mama pedagang mengeluhkan kondisi tempat berjualan yang minim pelindung sehingga mereka harus berjualan di bawah terik matahari maupun hujan.
Selain itu, sejumlah pedagang mengaku masih menunggu realisasi bantuan payung yang pernah dijanjikan saat penataan dan pembongkaran area jualan beberapa waktu lalu. Hingga kini, para pedagang mengaku belum menerima bantuan yang mereka harapkan tersebut.
Mendengar keluhan itu, Kapolres Nabire segera mengambil langkah nyata dengan menyiapkan bantuan payung bagi para pedagang, khususnya mama-mama penjual sayur dan pinang yang setiap hari beraktivitas di Pasar Sentral Kalibobo.
Dalam sambutannya, AKBP Samuel D. Tatiratu mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga.
“Hari ini dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80, selain membagikan paket sembako, kami juga menyerahkan 30 payung besar kepada mama-mama pedagang. Semoga payung ini dapat digunakan untuk berteduh saat berjualan sehingga tidak terlalu terkena panas maupun hujan, dan bisa bermanfaat dalam menunjang aktivitas jual beli di Pasar Kalibobo,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat langsung kepada warga melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu mama-mama dalam berjualan sehari-hari. Tuhan memberkati usaha dan jualan mama-mama semua,” tambahnya.
Bantuan tersebut mendapat sambutan hangat dari para pedagang. Salah seorang penerima bantuan, Lenora Wonatorei, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Polres Nabire kepada mama-mama pasar.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kapolres Nabire yang sudah membantu kami dengan memberikan payung untuk berjualan. Bantuan ini sangat kami butuhkan karena selama ini kami berjualan di bawah panas dan hujan,” ujar Lenora.
Menurutnya, bantuan tersebut memberikan manfaat langsung bagi para pedagang yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan fasilitas saat berjualan di pasar.
Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian, kepedulian, dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui aksi sederhana namun bermakna itu, Polres Nabire menunjukkan bahwa mendengarkan keluhan masyarakat dan menghadirkan solusi nyata merupakan bagian penting dari pelayanan Polri.
Bagi mama-mama pedagang Pasar Kalibobo, 30 payung yang dibagikan bukan sekadar alat pelindung dari panas dan hujan, tetapi juga simbol kepedulian serta perhatian yang mereka rasakan secara langsung. (*)












