Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Panitia pelaksana memastikan Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026 siap digelar pada 24–27 Juni 2026 di Lapangan Bandara Lama Nabire. Hingga Selasa (23/6/2026), persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 85 persen, sementara kesiapan peserta hampir rampung.
Ketua Panitia Pelaksana Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026 yang juga Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Deni Tenouye, mengatakan tujuh dari delapan kabupaten peserta telah tiba di Nabire.
“Sampai hari ini kesiapan kami sudah sekitar 85 persen. Dari sisi peserta bahkan sudah mencapai 95 persen. Tinggal satu kabupaten yang sebagian pesertanya masih dalam perjalanan menuju Nabire,” kata Deni.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, setiap kabupaten mengirimkan 18 peserta dan dua orang pendamping atau total 20 orang. Khusus Kabupaten Paniai, sebagian peserta masih dalam perjalanan menuju lokasi kegiatan.
Menurut Deni, panitia terus mematangkan berbagai kebutuhan teknis menjelang pembukaan festival. Ia optimistis seluruh persiapan dapat diselesaikan sebelum kegiatan resmi dibuka.
“Kalau melihat progres pekerjaan saat ini, kami optimistis seluruh kesiapan di lokasi kegiatan akan mencapai 100 persen sebelum pembukaan festival,” ujarnya.
Selain menyiapkan arena kegiatan, panitia juga telah menyelesaikan berbagai aspek pendukung, mulai dari undangan, dewan juri, pengamanan, akomodasi, transportasi, hingga konsumsi peserta.
Deni menegaskan seluruh kebutuhan peserta selama mengikuti festival ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah.
“Biaya peserta dari keberangkatan hingga kembali ke daerah asal ditanggung oleh pemerintah provinsi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” jelasnya.
Selama empat hari pelaksanaan, festival akan mempertandingkan enam cabang lomba yang melibatkan pelajar dari delapan kabupaten di Papua Tengah. Beberapa di antaranya adalah lomba tari kreasi, lomba kuliner, fashion show, musik akustik, dan sejumlah cabang seni budaya lainnya.
Untuk menjaga kualitas penilaian, panitia menghadirkan dewan juri berlisensi nasional yang didatangkan dari Jayapura. Sebagian besar juri berasal dari kalangan akademisi dan praktisi seni yang memiliki pengalaman dalam berbagai ajang tingkat nasional.
“Kami mengundang juri dari Jayapura yang memiliki lisensi nasional dan pengalaman di bidang seni budaya. Selain itu, ada juga beberapa juri lokal yang memiliki kompetensi sesuai bidang lomba,” katanya.
Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026 menjadi ajang pengembangan kreativitas sekaligus wadah pelestarian seni dan budaya daerah bagi generasi muda Papua Tengah.
Kegiatan tersebut akan mempertemukan ratusan pelajar dari Kabupaten Nabire, Mimika, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya.
Panitia berharap festival ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarpelajar dari berbagai wilayah di Papua Tengah. (*)












