Apel dan Pawai Kebangsaan BMP RI di Nabire, Perkuat Persatuan Papua Tengah

- Admin

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:19 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rute pawai melintasi sejumlah titik strategis Kota Nabire dengan partisipasi masyarakat yang tinggi. Dok_ NT

Rute pawai melintasi sejumlah titik strategis Kota Nabire dengan partisipasi masyarakat yang tinggi. Dok_ NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Semangat persatuan dan kebangsaan terasa kuat di Taman Gizi Nabire, Jumat (1/5/2026).

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Papua Tengah menggelar apel dan pawai kebangsaan untuk memperingati momentum bersejarah kembalinya Papua ke dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kegiatan ini mengusung tema “Bergabung Kembali Papua dalam Bingkai NKRI, Bersatu dalam Keberagaman, Kuat dalam Kebangsaan.” Sejak pagi, peserta dari berbagai elemen masyarakat memadati lokasi dengan membawa semangat kebersamaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apel dan pawai tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat serta dihadiri perwakilan Kodim 1705 Nabire, jajaran Koramil, Kepala Dinas Kesbangpol Kabupaten Nabire, serta pengurus DPD BMP RI Papua Tengah.

Panitia mengarahkan peserta menyusuri rute dari Taman Gizi Nabire, Jalan Merdeka, Jalan A. Gobay, Pasar Karang, Bumi Wonorejo, Kantor DPRK, Pasar Kalibobo, Pantai Nabire, lalu kembali ke titik awal. Sepanjang perjalanan, peserta menjaga ketertiban dan menunjukkan antusiasme tinggi.

Aparat keamanan mengawal kegiatan secara aktif. Mereka mengatur arus lalu lintas dan memastikan jalannya pawai tetap aman.

Baca Juga:  Diskusi 1 Mei, IPMADO Soroti Tragedi Dogiyai dan Isu HAM Papua

Meski ruas jalan dipadati peserta, petugas berhasil menjaga arus kendaraan tetap terkendali sehingga kegiatan berlangsung tertib hingga selesai.

Sekretaris Jenderal BMP RI wilayah Papua, Ali Albert Kabiay, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi pengingat penting bagi generasi muda.

“Kami merayakan momentum kembalinya Papua ke dalam bingkai NKRI. Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah, Forkopimda, serta TNI-Polri yang telah mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tanggal 1 Mei 1963 menjadi tonggak sejarah penting setelah melalui proses panjang, termasuk Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera).

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak melupakan sejarah tersebut.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan membangun daerah secara bersama-sama. Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi kunci utama pembangunan.

“Ketika situasi aman, aktivitas ekonomi tumbuh. Daya beli meningkat, dan kesejahteraan masyarakat ikut terdorong,” katanya.

Di tengah langkah kaki peserta yang menyatu dalam irama kebangsaan, pawai ini tidak hanya menjadi seremoni.

Kegiatan ini menghadirkan harapan—bahwa generasi muda Papua akan terus menjaga persatuan, menghormati keberagaman, dan melangkah bersama membangun masa depan yang lebih baik. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BEM Fisip Uncen Klaim Kebijakan Dekan FK Uncen : Diskriminatif dan Cederai Hak Pendidikan OAP
Rektor USWIM Dorong Pelestarian Bahasa Papua Lewat Seminar Internasional
Nobar ” Pesta Babi” Di Asrama Puncak Nabire Berjalan Sukses dan Aman. Meki Tebai : Film Pesta Babi Bangkitkan Kesadaran Anak Muda Papua
Satgas Damai Cartenz Tanamkan Semangat Belajar kepada Pelajar di Sinak
Peredaran Ganja di Nabire Terbongkar, Dua Pelaku Diamankan
OD Alias IK Ditangkap Terkait Kasus Kerusuhan di Dogiyai
Nancy Raweyai: Papua Bukan Tanah Kosong, Hak Adat Harus Dihormati
Nobar “Pesta Babi” di Asrama Puncak Nabire, Norton Karubuy: Film Ini Buka Kesadaran Generasi Papua tentang Hak Masyarakat Adat
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:55 WIT

BEM Fisip Uncen Klaim Kebijakan Dekan FK Uncen : Diskriminatif dan Cederai Hak Pendidikan OAP

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:49 WIT

Rektor USWIM Dorong Pelestarian Bahasa Papua Lewat Seminar Internasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:08 WIT

Nobar ” Pesta Babi” Di Asrama Puncak Nabire Berjalan Sukses dan Aman. Meki Tebai : Film Pesta Babi Bangkitkan Kesadaran Anak Muda Papua

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:48 WIT

Satgas Damai Cartenz Tanamkan Semangat Belajar kepada Pelajar di Sinak

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:56 WIT

OD Alias IK Ditangkap Terkait Kasus Kerusuhan di Dogiyai

Berita Terbaru