Kisah Inspiratif Deki, Pemimpin Upacara Hardiknas 2026

- Admin

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deki Degei Siswa Mepa Boarding School yang menjadi Pemimpin Upacara Hardiknas 2026. Sabtu (2/5/2026). Dok-Alvi

Deki Degei Siswa Mepa Boarding School yang menjadi Pemimpin Upacara Hardiknas 2026. Sabtu (2/5/2026). Dok-Alvi

Nabire, Papua Tengah | Nabireterkini.com – Lapangan Mepa Boarding School SP 2 Kalisemen, Nabire Barat, mendadak hening saat seorang siswa berdiri tegap di tengah lapangan.

Dengan satu kaki, ia memimpin jalannya upacara Hari Pendidikan Nasional 2026 dengan penuh percaya diri.

Dialah Deki Degei (16), siswa kelas X yang menjadi pusat perhatian dalam peringatan Hardiknas ke-68 di Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di hadapan Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, para guru, dan ratusan peserta upacara, Deki menunjukkan bahwa keterbatasan fisik tidak pernah membatasi keberanian untuk memimpin.

Dari Rasa Takut Menjadi Percaya Diri

Deki mengaku hanya memiliki waktu tiga hari untuk mempersiapkan diri. Ia berlatih keras bersama teman-temannya, mempelajari setiap komando dan gerakan baris-berbaris.

“Awalnya saya takut, tapi setelah latihan saya jadi berani,” katanya usai upacara.

Hari itu menjadi pengalaman pertamanya memimpin upacara, sekaligus momen yang tak akan ia lupakan.

“Saya bangga bisa pimpin upacara di depan Bapak Gubernur,” ujarnya.

Kisah di Balik Keteguhan

Di balik ketegapannya, Deki menyimpan kisah hidup yang tidak mudah. Saat masih berusia enam tahun di Jayapura, ia mengalami kecelakaan yang membuat kaki kirinya harus diamputasi.

Namun, ia memilih untuk bangkit dengan caranya sendiri

“Saya sering jatuh waktu kecil. Tapi saya tidak mau pakai tongkat. Saya mau belajar jalan sendiri,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bermain Bersama Anak-anak, Cara Satgas Cartenz Jaga Papua Tetap Aman

Keputusan itu menjadi titik awal dari sikap mandiri yang terus ia pegang hingga kini.

Perjalanan Pendidikan yang Menguatkan

Sebelum bersekolah di Nabire, Deki menempuh pendidikan di SMP YPPK Bapoga, Paniai. Dukungan para guru di sana menjadi bahan bakar semangatnya untuk terus melanjutkan pendidikan.

Kini, ia melanjutkan pendidikan di Mepa Boarding School dan terus membuktikan kemampuannya.

“Guru-guru selalu dorong saya untuk tetap sekolah. Itu yang buat saya semangat,” tuturnya.

Apresiasi dan Harapan

Penampilan Deki mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Papua Tengah.

“Saya bangga melihat semangat Deki. Keterbatasan bukan penghalang untuk tampil dan memimpin,” kata Meki Fritz Nawipa.

Gubernur bahkan menyebut Deki sebagai gambaran masa depan Papua.

“Anak-anak seperti inilah harapan Papua ke depan,” tambahnya.

Mimpi Besar dari Tanah Papua

Bagi Deki, pengalaman ini bukan akhir, melainkan awal dari mimpi yang lebih besar.

Ia ingin melihat pendidikan di Papua semakin maju dan merata. Karena itu, ia menyimpan cita-cita yang tidak biasa.

“Saya ingin jadi Kepala Dinas Pendidikan,” ucapnya dengan mantap.

Di tengah segala keterbatasan, Deki Degei berdiri sebagai simbol harapan. Ia tidak hanya memimpin upacara, tetapi juga memimpin cara pandang—bahwa pendidikan adalah milik semua, tanpa kecuali. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BEM Fisip Uncen Klaim Kebijakan Dekan FK Uncen : Diskriminatif dan Cederai Hak Pendidikan OAP
Rektor USWIM Dorong Pelestarian Bahasa Papua Lewat Seminar Internasional
Nobar ” Pesta Babi” Di Asrama Puncak Nabire Berjalan Sukses dan Aman. Meki Tebai : Film Pesta Babi Bangkitkan Kesadaran Anak Muda Papua
Satgas Damai Cartenz Tanamkan Semangat Belajar kepada Pelajar di Sinak
Peredaran Ganja di Nabire Terbongkar, Dua Pelaku Diamankan
OD Alias IK Ditangkap Terkait Kasus Kerusuhan di Dogiyai
Nancy Raweyai: Papua Bukan Tanah Kosong, Hak Adat Harus Dihormati
Nobar “Pesta Babi” di Asrama Puncak Nabire, Norton Karubuy: Film Ini Buka Kesadaran Generasi Papua tentang Hak Masyarakat Adat
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:55 WIT

BEM Fisip Uncen Klaim Kebijakan Dekan FK Uncen : Diskriminatif dan Cederai Hak Pendidikan OAP

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:49 WIT

Rektor USWIM Dorong Pelestarian Bahasa Papua Lewat Seminar Internasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:08 WIT

Nobar ” Pesta Babi” Di Asrama Puncak Nabire Berjalan Sukses dan Aman. Meki Tebai : Film Pesta Babi Bangkitkan Kesadaran Anak Muda Papua

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:48 WIT

Satgas Damai Cartenz Tanamkan Semangat Belajar kepada Pelajar di Sinak

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:56 WIT

OD Alias IK Ditangkap Terkait Kasus Kerusuhan di Dogiyai

Berita Terbaru