Konvoi Kelulusan di Nabire Berujung Lakalantas, Polisi Amankan Pelajar

- Admin

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polres Nabire menertibkan konvoi pelajar yang berujung kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Nabire, Senin (4/5/2026). Dok.NT

Petugas Polres Nabire menertibkan konvoi pelajar yang berujung kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Nabire, Senin (4/5/2026). Dok.NT

Nabire, Papua Tengah || Nabirterkini.com – Polres Nabire menertibkan aksi konvoi kelulusan pelajar di wilayah Kota Nabire yang berujung kecelakaan lalu lintas (lakalantas) serta mengganggu ketertiban umum, Senin (4/5/2026).

Kapolres Nabire, Samuel D. Tatiratu, mengatakan pihaknya telah mengimbau para pelajar agar tidak melakukan konvoi di jalan raya.

Namun, aparat masih menemukan rombongan konvoi pada sore hingga malam hari, sekitar pukul 18.30 WIT hingga 21.30 WIT di sejumlah titik kota.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jumlah peserta diperkirakan 50 hingga 70 orang. Kegiatan ini mengganggu ketertiban umum dan menimbulkan kecelakaan serta potensi kerugian material,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan di lapangan, rombongan pelajar mulai berkumpul sekitar pukul 15.00 WIT di kawasan Pasar Karang.

Sedikitnya lima siswa melakukan konvoi menggunakan sepeda motor dengan rute dari Pasar Karang menuju kawasan BMW, depan Kantor DPRD, Pantai Nabire, hingga ke arah Samabusa.

Dalam perjalanan, satu peserta konvoi terjatuh dari sepeda motor dan mengalami luka robek di bagian kaki sehingga harus dirawat di RSUD Siriwini.

Selain itu, satu warga dilaporkan tertabrak oleh peserta konvoi dan mengalami luka di bagian dagu dan kaki.

Baca Juga:  Satu Hari Dua Aksi: Satgas Cartenz Evakuasi Korban dan Lumpuhkan Buronan

Di tengah penertiban, rombongan sempat terpecah.

Sebagian pelajar membubarkan diri setelah mengetahui kehadiran aparat, sementara lainnya tetap melanjutkan konvoi ke arah pusat kota.

Polisi kemudian mengamankan enam orang berusia 18 hingga 19 tahun.

Empat di antaranya menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sementara satu orang masih menjalani perawatan medis.

Selain itu, dua orang yang bukan pelajar turut diamankan karena ikut dalam konvoi dan kedapatan membawa senjata tajam.

Aparat juga menyita enam unit sepeda motor yang digunakan dalam konvoi.

Satuan Lalu Lintas Polres Nabire masih mendalami kepemilikan kendaraan tersebut.

Kapolres menambahkan, petugas menemukan atribut berupa logo Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan tulisan “Free West Papua” pada seragam sebagian peserta.

Selain itu, terdapat pengibaran Bendera Bintang Kejora saat konvoi berlangsung.

Saat ini, polisi masih menyelidiki keterlibatan pihak lain dalam aksi tersebut, termasuk memastikan status para peserta apakah benar merupakan pelajar atau ada pihak luar yang memanfaatkan momen kelulusan.

Untuk mencegah kejadian serupa, Polres Nabire mengerahkan sekitar 45 personel patroli di sejumlah titik rawan konvoi.

Patroli dilakukan secara intensif guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kota. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BEM Fisip Uncen Klaim Kebijakan Dekan FK Uncen : Diskriminatif dan Cederai Hak Pendidikan OAP
Rektor USWIM Dorong Pelestarian Bahasa Papua Lewat Seminar Internasional
Nobar ” Pesta Babi” Di Asrama Puncak Nabire Berjalan Sukses dan Aman. Meki Tebai : Film Pesta Babi Bangkitkan Kesadaran Anak Muda Papua
Satgas Damai Cartenz Tanamkan Semangat Belajar kepada Pelajar di Sinak
Peredaran Ganja di Nabire Terbongkar, Dua Pelaku Diamankan
OD Alias IK Ditangkap Terkait Kasus Kerusuhan di Dogiyai
Nancy Raweyai: Papua Bukan Tanah Kosong, Hak Adat Harus Dihormati
Nobar “Pesta Babi” di Asrama Puncak Nabire, Norton Karubuy: Film Ini Buka Kesadaran Generasi Papua tentang Hak Masyarakat Adat
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:55 WIT

BEM Fisip Uncen Klaim Kebijakan Dekan FK Uncen : Diskriminatif dan Cederai Hak Pendidikan OAP

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:49 WIT

Rektor USWIM Dorong Pelestarian Bahasa Papua Lewat Seminar Internasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:08 WIT

Nobar ” Pesta Babi” Di Asrama Puncak Nabire Berjalan Sukses dan Aman. Meki Tebai : Film Pesta Babi Bangkitkan Kesadaran Anak Muda Papua

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:48 WIT

Satgas Damai Cartenz Tanamkan Semangat Belajar kepada Pelajar di Sinak

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:56 WIT

OD Alias IK Ditangkap Terkait Kasus Kerusuhan di Dogiyai

Berita Terbaru