John Gobai Minta Komisi III DPR RI Bahas Konflik Papua Tengah

- Admin

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

John R Gobai bersama Amirullah Hasyim menyerahkan dokumen aspirasi masyarakat Papua Tengah kepada Soedeson Tandra di Surya Manik, Senin (11/5/2026). Dok_NT

John R Gobai bersama Amirullah Hasyim menyerahkan dokumen aspirasi masyarakat Papua Tengah kepada Soedeson Tandra di Surya Manik, Senin (11/5/2026). Dok_NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John Gobai, meminta anggota DPR RI Dapil Papua Tengah, Soedeson Tandra, membawa aspirasi masyarakat terkait situasi keamanan dan kasus kekerasan di Papua Tengah ke tingkat nasional melalui Komisi III DPR RI.

Permintaan tersebut disampaikan saat DPR Papua Tengah menyerahkan dokumen aspirasi masyarakat kepada Soedeson Tandra di Surya Manik, Nabire, Senin (11/5/2026), usai menerima aspirasi massa aksi terkait kasus di Dogiyai.

John Gobai menegaskan masyarakat Papua Tengah terus memberikan perhatian serius terhadap berbagai kasus kekerasan yang terjadi di wilayah konflik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, ia meminta pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

“Kasus Dogiyai harus dibongkar dan para pelaku harus dihukum. Itu aspirasi utama masyarakat yang tadi disampaikan,” ujarnya.

Selain itu, ia menjelaskan persoalan keamanan tidak hanya terjadi di Dogiyai, tetapi juga di sejumlah wilayah lain di Papua Tengah seperti Puncak Jaya dan Puncak yang masih menghadapi konflik bersenjata.

Oleh sebab itu, DPR Papua Tengah meminta Soedeson Tandra sebagai anggota Komisi III DPR RI mengusulkan pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPR Papua Tengah dan pemerintah daerah dari wilayah terdampak konflik.

“Kami meminta setelah masa reses ini, Komisi III DPR RI dapat mengadakan RDP dan mengundang DPR Papua Tengah bersama daerah-daerah seperti Dogiyai, Puncak Jaya, dan Puncak untuk menyampaikan langsung kondisi di Papua Tengah,” kata John Gobai.

Baca Juga:  Patroli Humanis di Muara, Warga Sambut Hangat Kehadiran Aparat

Menurutnya, langkah tersebut penting agar pemerintah pusat dapat mendengar langsung kondisi masyarakat di lapangan sekaligus mencari solusi nyata demi menciptakan keamanan dan kedamaian di Papua Tengah.

Di sisi lain, John Gobai menekankan Papua Tengah sebagai daerah otonomi baru membutuhkan percepatan pembangunan yang harus berjalan dalam situasi aman dan kondusif.

“Kita harus memastikan kehadiran negara melalui pembangunan yang benar-benar menyentuh masyarakat,” tambahnya.

DPR Papua Tengah juga meminta aparat penegak hukum membuka proses penanganan kasus Dogiyai secara transparan, baik terkait meninggalnya anggota kepolisian maupun lima warga sipil dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, John Gobai memastikan DPR Papua Tengah terus mengawal perkembangan kasus bersama pihak kepolisian agar proses hukum berjalan adil dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

“Kami terus berkomunikasi dengan pihak Polda agar kasus ini dapat dibuka secara terang-benderang demi memberikan keadilan bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan meningkatnya perhatian publik terhadap situasi keamanan di Papua Tengah, DPR Papua Tengah berharap pemerintah pusat segera menghadirkan langkah nyata untuk menciptakan stabilitas keamanan sekaligus mempercepat pembangunan di wilayah Papua Tengah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Papua Tengah Dorong Produktivitas Petani Jagung di Yaro dan Wanggar
Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.
Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah
Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah
dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire
AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra
Dr. Soedeson Tandra Gelar Sejumlah Pertemuan Strategis di Nabire
Polres Nabire kerahkan 700 Personel jelang Aksi “Tragedi Dogiyai Berdarah” dari IPMADO Nabire 
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:08 WIT

Polda Papua Tengah Dorong Produktivitas Petani Jagung di Yaro dan Wanggar

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:46 WIT

John Gobai Minta Komisi III DPR RI Bahas Konflik Papua Tengah

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:01 WIT

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.

Senin, 11 Mei 2026 - 15:25 WIT

Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:52 WIT

Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah

Berita Terbaru