Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Polres Nabire mengawali rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dengan menggelar bakti kesehatan donor darah di Aula Wicaksana Laghawa Polres Nabire, Kamis (11/6/2026).
Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., mengatakan bahwa donor darah merupakan bagian dari sejumlah kegiatan sosial dan keagamaan yang telah disiapkan untuk menyemarakkan HUT Bhayangkara yang diperingati setiap 1 Juli.
“Kami melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan dalam rangka menyemarakkan HUT Bhayangkara ke-80, mulai dari bakti sosial, bakti religi, donor darah, bedah rumah hingga berbagai kegiatan olahraga yang melibatkan personel Polri,” ujar Kapolres.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, kegiatan donor darah menjadi agenda pembuka yang melibatkan personel Polres Nabire dari berbagai satuan fungsi. Melalui kegiatan tersebut, Polres Nabire ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darah.
Di tengah peringatan HUT Bhayangkara, Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai institusi yang mengedepankan nilai kemanusiaan.
Setiap tetes darah yang disumbangkan menjadi simbol kepedulian dan harapan bagi sesama.
Selain donor darah, Polres Nabire juga melaksanakan penyaluran bantuan sosial bersama Kapolda Papua Tengah dan para pejabat utama Polda Papua Tengah serta Polres Nabire. Bantuan tersebut menyasar para pedagang kecil di sejumlah lokasi strategis.
“Setelah kegiatan donor darah ini, kami akan bergabung dengan Bapak Kapolda Papua Tengah untuk menyalurkan bantuan sosial di tiga titik, yaitu Pasar Karang, Pasar Kalibobo, dan Pasar oyehe. Sasaran penerima manfaat adalah mama-mama penjual sayur dan mama-mama penjual pinang,” kata Kapolres.
Pada tahap awal, sebanyak 100 paket bantuan sosial akan disalurkan secara langsung kepada masyarakat.
Kapolda Papua Tengah dijadwalkan menyerahkan bantuan tersebut kepada para penerima manfaat di lokasi kegiatan.
Selanjutnya, Polres Nabire juga akan melaksanakan program bedah rumah terhadap satu unit rumah warga di Jalan Jakarta.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Tidak hanya itu, Polres Nabire turut menggelar berbagai perlombaan internal, antara lain tenis meja, bola voli, dan gaple. Kegiatan tersebut akan berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa, lapangan voli Mako Polres Nabire, serta sejumlah fasilitas lainnya.
Sementara itu, kegiatan bakti religi juga menjadi bagian penting dalam rangkaian HUT Bhayangkara ke-80.
Saat ini, Polres Nabire telah melaksanakan perbaikan rumah marbot di salah satu masjid di kawasan Bumi Wonorejo.
Selain itu, bantuan juga akan diberikan kepada sejumlah gereja yang sedang dalam proses pembangunan.
Kapolres menegaskan bahwa seluruh kegiatan tersebut bertujuan memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung.
“Intinya, seluruh kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk pengabdian insan Bhayangkara kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Kami berharap pelayanan dan bantuan yang kami berikan benar-benar bermanfaat serta semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat,” tegasnya.
Menurut Kapolres, kedekatan antara Polri dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Nabire. Karena itu, Polres Nabire terus membangun kemitraan yang kuat dengan seluruh elemen masyarakat.
Pada kegiatan donor darah kali ini, hampir 300 personel terlibat sebagai peserta. Polres Nabire berharap jumlah kantong darah yang terkumpul dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan fasilitas kesehatan yang membutuhkan.
“Mudah-mudahan dari hampir 300 personel yang terlibat, kami bisa mendapatkan sebanyak mungkin kantong darah. Tentu seluruh peserta akan melalui pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu untuk memastikan mereka memenuhi syarat sebagai pendonor,” pungkas AKBP Samuel D. Tatiratu.
Melalui rangkaian kegiatan sosial, kemanusiaan, dan keagamaan tersebut, Polres Nabire menunjukkan bahwa semangat Bhayangkara tidak hanya diwujudkan dalam tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi nyata yang membawa manfaat dan harapan bagi masyarakat. (*)












