Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Panitia peringatan 1 Abad Injil Masuk di Moor resmi dilantik pada Sabtu (17/5/2026) dalam sebuah ibadah dan pertemuan rohani yang berlangsung penuh kekhidmatan di wilayah Klasis Nabire Timur.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Klasis Nabire Timur, Pdt. Titus Ruamba, S.Si theol yang sekaligus mengukuhkan struktur kepanitiaan perayaan bersejarah tersebut.
Adapun susunan panitia yang dilantik yakni Ketua Yasor Victor Sawo, SP., M.Si., Wakil Ketua Andris Tawaru, Sekretaris Eliezer Korowa, S.Pd, Wakil Sekretaris Yohanis Morare, S.Pd serta Bendahara Dolly Senandi, S.Pd.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini menjadi langkah awal persiapan menuju puncak perayaan 1 Abad Injil Masuk Moor yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada 16 Desember 2026 dengan mengusung motto “Moor Panggil Pulang”.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Yasor Victor Sawo, SP. M.Si menegaskan pentingnya kebersamaan seluruh masyarakat Moor dalam menyukseskan momentum bersejarah tersebut.
Ia mengajak seluruh orang Moor untuk bersatu hati dan satu tujuan tanpa perbedaan, meskipun waktu persiapan yang tersedia relatif singkat.
“Waktu yang singkat ini harus kita manfaatkan dengan kerja keras, kebersamaan, dan semangat persatuan. Tidak boleh ada perbedaan di antara kita,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa perayaan 1 abad Injil ini bukan hanya milik Kampung Moor semata, tetapi menjadi milik seluruh orang Moor di mana pun berada, termasuk masyarakat sekitar seperti Arui, Hariti, Mambor, Napan, Maspawa, Wenami, dan wilayah sekitarnya.
Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus bergandengan tangan untuk satu tujuan besar, yakni menyukseskan peringatan 100 tahun Injil masuk di Pulau Moor.
“Mari kita satu hati, satu tujuan untuk menyukseskan perayaan 1 abad Injil di Moor,” tegasnya.
Pelantikan panitia ini diharapkan menjadi awal yang kuat dalam membangun koordinasi, solidaritas, dan persiapan matang menjelang puncak perayaan yang akan menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat Pulau Moor dan sekitarnya. (*)












