Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Duka kembali menyelimuti Kabupaten Nabire setelah kecelakaan maut terjadi di kawasan Jembatan Putus, Jalan Kalembyothe, Kelurahan Bumiwonorejo, Selasa (26/5/2026) pagi.
Peristiwa tragis ini tidak hanya merenggut nyawa seorang pemuda, tetapi juga mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara dan perhatian serius terhadap infrastruktur jalan yang membahayakan warga.
Korban diketahui bernama Nergal Zareser Jonathan Rep Rep (18), warga Jalan Ch. Marthatiahahu, Kelurahan Kalibobo, Kabupaten Nabire.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 07.10 WIT setelah mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di lokasi jembatan yang putus.
Menurut keterangan saksi, Yakobus Bobii (43), korban saat itu mengendarai sepeda motor dari arah Wonorejo menuju Jalan Jayanti, kemudian melintas ke Jalan Kalembyothe.
Namun, saat tiba di lokasi kejadian, korban diduga tidak melihat kondisi jembatan yang rusak dan terputus.
Akibatnya, korban panik lalu kehilangan kendali atas sepeda motor yang dikendarainya. Kendaraan tersebut kemudian menabrak beton reruntuhan jembatan sebelum akhirnya terjatuh ke sungai. Korban pun tertindih sepeda motor hingga tenggelam.
Tak lama setelah menerima laporan warga, personel Sat Lantas Polres Nabire langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi kemudian melakukan pengumpulan bahan keterangan, mengevakuasi korban, dan membawa jenazah ke RSUD Nabire untuk pemeriksaan medis.
Selain itu, aparat kepolisian juga melakukan koordinasi internal dan melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan.
Dari hasil analisa awal, polisi menyimpulkan kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang dipicu kelalaian korban saat berkendara.
Meski demikian, kondisi jembatan yang rusak berat turut menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, lokasi tersebut sudah beberapa kali menyebabkan kecelakaan, baik korban luka maupun meninggal dunia.
Karena itu, kepolisian merekomendasikan agar instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jembatan demi mencegah jatuhnya korban berikutnya.
Infrastruktur yang aman menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan selamat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan memerlukan kesadaran bersama. Pengendara harus lebih berhati-hati, sementara pemerintah perlu mempercepat perbaikan fasilitas umum yang berpotensi membahayakan masyarakat. (*)












