Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Kemacetan panjang terjadi di sepanjang Jalan Perintis, Bumi Wonorejo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Selasa (2/6/2026) pagi. Antrean kendaraan yang mengular di depan SPBU Wonorejo (84.988.02) menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan memenuhi sebagian badan jalan hingga memicu perlambatan arus lalu lintas dari kedua arah.
Sejumlah pengendara terpaksa mengurangi kecepatan bahkan berhenti untuk menunggu kendaraan lain melintas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah seorang pengguna jalan, Nano, mengaku harus menunggu cukup lama akibat kemacetan tersebut.
“Saya hampir 30 menit terjebak dan tidak bisa bergerak karena antrean kendaraan sangat panjang sampai ke badan jalan,” ujar Nano.
Menurutnya, kondisi serupa kerap terjadi dan sangat mengganggu masyarakat yang hendak beraktivitas.
Ia berharap pihak terkait dapat mengambil tindakan tegas agar antrean kendaraan tidak kembali menyebabkan kemacetan di ruas jalan umum.
“Kami berharap ada tindakan tegas dan pengawasan yang lebih baik sehingga antrean kendaraan tidak sampai memakan badan jalan dan mengganggu pengguna jalan lainnya,” tambahnya.
Kemacetan akibat antrean kendaraan di SPBU bukan kali pertama terjadi di Kabupaten Nabire. Sebelumnya, kondisi serupa juga pernah terjadi di kawasan SPBU Oyehe.
Saat itu, Satlantas Polres Nabire mengambil langkah penertiban dengan memasang garis polisi (police line) pada area yang tidak diperbolehkan untuk parkir maupun antre kendaraan, termasuk di atas trotoar yang diperuntukkan bagi pejalan kaki.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengembalikan fungsi trotoar dan mencegah kendaraan parkir atau mengantre secara sembarangan yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas serta membahayakan pengguna jalan.
Warga berharap upaya serupa dapat kembali dilakukan apabila antrean kendaraan di SPBU Wonorejo terus meluas hingga menggunakan badan jalan maupun fasilitas umum yang tidak semestinya.
Sampai berita ini diturunkan, Masyarakat berharap pihak terkait segera mengambil langkah penataan dan pengawasan agar arus lalu lintas di Jalan Perintis tetap lancar serta tidak mengganggu aktivitas warga. (*)












