Nabire, Papua Tengah || – Akses air bersih menjadi salah satu kebutuhan mendasar yang menentukan kualitas hidup masyarakat. Berangkat dari semangat membantu mengatasi kesulitan warga, Yonif TP 804/DBAY meresmikan program air bersih melalui pembangunan sumur bor di Kampung Wahariah, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire.
Peresmian tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Nabire, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala distrik, kepala kampung, serta warga setempat.
Komandan Yonif TP 804/DBAY Letkol Inf Okto Huabr Tanimba, S.H., M.H.I., mengatakan pembangunan sumur bor merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, ketersediaan air bersih tidak hanya berperan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, serta mendukung kebersihan lingkungan.
“Keberadaan sumur bor ini kami harapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kampung Wahariah dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi warga,” ujar Letkol Inf Okto Huabr Tanimba.
Ia menjelaskan, program tersebut sejalan dengan tugas TNI AD dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan wilayah serta mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat di daerah.
Selain itu, pembangunan sumur bor juga merupakan implementasi program TNI AD yang bertujuan membantu masyarakat yang masih mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih.
Letkol Inf Okto mengungkapkan, Yonif TP 804/DBAY mendapat kepercayaan sebagai salah satu satuan pelaksana program pembangunan sumur bor di wilayah Papua. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi satuannya untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.
Pada kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan pembangunan sumur bor, mulai dari pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga warga Kampung Wahariah yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan tersebut.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Air yang mengalir dari sumur bor ini bukan hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi simbol harapan, kesehatan, dan kemajuan bagi masyarakat Kampung Wahariah,” katanya.
Melalui program tersebut, TNI AD berharap kehadiran sumur bor dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan di Kabupaten Nabire. (*)












