Aljufikar Rawarin Angkat Keberagaman Budaya Indonesia Lewat Tarian Nusantara di Festival Pelajar Papua Tengah 2026

- Admin

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aljufika Rawarin menjelaskan konsep Tarian Nusantara yang mengangkat ragam budaya Indonesia dari Aceh hingga Papua saat diwawancarai awak media di Bandara Lama Nabire, Selasa (23/6/2026). Tarian tersebut akan ditampilkan dalam Festival Pelajar Papua Tengah 2026. Dok_Arief NT

Aljufika Rawarin menjelaskan konsep Tarian Nusantara yang mengangkat ragam budaya Indonesia dari Aceh hingga Papua saat diwawancarai awak media di Bandara Lama Nabire, Selasa (23/6/2026). Tarian tersebut akan ditampilkan dalam Festival Pelajar Papua Tengah 2026. Dok_Arief NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Penata koreografi Tarian Nusantara Festival Pelajar Papua Tengah 2026, Aljufikar Rawarin, menghadirkan konsep pertunjukan yang menampilkan kekayaan budaya Indonesia dari Aceh hingga Papua.

Konsep tersebut menjadi salah satu sajian utama dalam Festival Pelajar Papua Tengah yang berlangsung di Lapangan Bandara Lama Nabire.

Saat ditemui awak media di kawasan Bandara Lama, Jalan Jenderal Sudirman, Nabire, Selasa (23/6/2026), Aljufikar menjelaskan bahwa timnya menggabungkan berbagai tarian tradisional dari sejumlah daerah untuk memperkenalkan keberagaman budaya Nusantara kepada para pelajar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Aljufikar, pertunjukan diawali dengan tarian khas Aceh. Dari provinsi paling barat Indonesia itu, ia memasukkan unsur Tari Ratoh Jaroe dan Tari Saman yang dikenal luas sebagai simbol kebersamaan dan kekompakan.

Selanjutnya, tim koreografi menampilkan Tari Tortor yang berasal dari Sumatera Utara. Setelah itu, pertunjukan berlanjut dengan Tari Jaipong yang menjadi salah satu identitas budaya masyarakat Jawa Barat.

Tidak hanya itu, Aljufikar juga memasukkan unsur tarian dari Sulawesi dan Papua untuk melengkapi rangkaian pertunjukan. Dengan demikian, penonton dapat menyaksikan keberagaman budaya Indonesia dalam satu penampilan yang utuh.

“Konsep Nusantara ini kami mulai dari Aceh sampai Papua. Ada Aceh, Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Papua. Kami memilih tarian-tarian yang mewakili kekayaan budaya dari masing-masing daerah,” ujar Aljufikar.

Baca Juga:  Pendukung Argentina di Nabire Yakin Albiceleste Juara Piala Dunia 2026

Ia menilai Festival Pelajar menjadi momentum yang tepat untuk mengenalkan budaya Indonesia kepada generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya belajar menari, tetapi juga memahami nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Karena itu, Aljufikar berharap para pelajar dapat mengenal lebih banyak tarian tradisional yang mungkin belum pernah mereka pelajari sebelumnya.

“Saya rasa karena ini festival pelajar, maka Tarian Nusantara menjadi salah satu media pembelajaran yang baik untuk adik-adik. Mereka bisa mengenal berbagai tarian dari daerah lain yang sebelumnya belum pernah mereka pelajari,” katanya.

Selain memperkenalkan budaya Nusantara, Aljufikar mengaku bangga dapat berbagi pengalaman kepada para peserta. Ia mengatakan, pengalaman mengikuti pagelaran budaya nasional Sabang Merauke memberikan banyak pengetahuan yang kini ia terapkan dalam proses pembinaan para pelajar.

“Saya sangat bangga dan senang karena bisa mengajarkan apa yang saya dapat selama ini. Saya pernah mengikuti pagelaran Sabang Merauke dan belajar banyak dari sana. Pengalaman tersebut kemudian saya bagikan kepada adik-adik peserta festival,” ungkapnya.

Festival Pelajar Papua Tengah 2026 sendiri menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya bangsa melalui berbagai cabang seni dan budaya yang ditampilkan selama kegiatan berlangsung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan
Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman
Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:46 WIT

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan

Selasa, 29 September 2026 - 13:30 WIT

Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT