Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Polsek Makimi terus menunjukkan dukungannya terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan langsung petani di wilayah binaan.
Salah satu bentuk dukungan tersebut terlihat saat personel Polsek Makimi mendampingi proses dros atau pemipilan jagung kering milik Kelompok Tani Mekar Tani di Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Sabtu (6/6/2026).
Kapolsek Makimi IPTU Samuel Picauly memimpin langsung kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIT tersebut bersama sejumlah personel Polsek Makimi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan pendampingan itu menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung program swasembada pangan sekaligus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian di Papua Tengah.
Kelompok Tani Mekar Tani yang merupakan kelompok binaan Polda Papua Tengah saat ini dikelola oleh Ridwan.
Pada masa panen kali ini, kelompok tani tersebut berhasil melakukan pemipilan jagung kering dengan estimasi hasil panen mencapai sekitar empat ton.
Para petani memanfaatkan mesin pemipil jagung semi modern untuk mempercepat proses pengolahan hasil panen.
Penggunaan alat tersebut membantu meningkatkan efisiensi kerja sekaligus mengurangi waktu yang dibutuhkan dalam proses pemisahan biji jagung dari tongkolnya.
Kapolsek Makimi IPTU Samuel Picauly mengatakan bahwa kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani di wilayah pedesaan.
Selain memberikan pendampingan, personel Polsek Makimi juga mendorong para petani agar terus meningkatkan produktivitas lahan serta memanfaatkan teknologi pertanian yang dapat mendukung hasil panen lebih optimal.
Melalui kolaborasi antara petani, pemerintah, dan aparat keamanan, diharapkan program swasembada pangan dapat berjalan lebih efektif serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di Kabupaten Nabire dan Papua Tengah secara umum.
Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan antara petani dan personel kepolisian yang hadir mendampingi proses pengolahan hasil panen. (*)












