Operasi Damai Cartenz Ungkap Dugaan Keterlibatan Kelompok HSSBI

- Admin

Senin, 22 Juni 2026 - 00:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 mengamankan seorang pria yang diduga terkait kelompok HSSBI dalam operasi penegakan hukum di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Dok_Humas ODC. NT

Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 mengamankan seorang pria yang diduga terkait kelompok HSSBI dalam operasi penegakan hukum di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Dok_Humas ODC. NT

DEKAI – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Tanah Papua terus dilakukan aparat penegak hukum. Dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 kembali melakukan penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata yang beroperasi di wilayah Papua.

Personel gabungan Satgas Ops Damai Cartenz-2026 menangkap seorang pria berinisial AB alias UB yang diduga merupakan anggota kelompok HSSBI di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIT.

Tim gabungan melakukan penangkapan setelah menerima dan menindaklanjuti informasi mengenai keberadaan target di kawasan Ruko Blok A, Distrik Dekai. Setelah melakukan pemantauan dan pendalaman di lapangan, petugas menemukan keberadaan pria tersebut dan segera melakukan upaya penangkapan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengatakan petugas mengambil tindakan tegas dan terukur karena yang bersangkutan diduga berusaha melarikan diri saat hendak diamankan.

“Dari hasil penangkapan tersebut, petugas mengamankan dua butir amunisi kaliber 5,56 mm, satu unit telepon genggam, serta sejumlah barang pribadi milik tersangka. Berdasarkan hasil pencocokan wajah dan pendalaman terhadap barang bukti yang ditemukan, yang bersangkutan teridentifikasi sebagai bagian dari Batalyon HSSBI yang selama ini kerap melakukan gangguan keamanan di wilayah Yahukimo,” ujar Yusuf kepada media, Sabtu (20/6/2026).

Selanjutnya, tim melakukan pengembangan kasus ke sebuah rumah yang diduga menjadi tempat persinggahan kelompok HSSBI. Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial BK serta menyita sejumlah barang bukti berupa perangkat komunikasi, teleskop optik, dokumen, telepon genggam, senjata tajam, dan perlengkapan lainnya yang kini masih didalami penyidik.

Menurut Yusuf, hasil penyelidikan awal menunjukkan AB alias UB diduga merupakan bagian dari pasukan Batalyon HSSBI dan diduga terlibat dalam aksi penembakan terhadap kendaraan lapis baja milik Satgas Marinir di Dekai pada 13 Desember 2025.

Selain itu, penyidik juga menduga yang bersangkutan terlibat dalam tindak pidana kepemilikan dan penggunaan senjata api serta amunisi tanpa hak sebagaimana tercantum dalam Laporan Polisi Nomor LP/A/25/VI/2026/SPKT.Satreskrim/Polres Yahukimo/Polda Papua.

Baca Juga:  Pengusaha OAP Papua Tengah Desak Kepastian Paket Proyek dan Transparansi Anggaran

Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana terkait dugaan kepemilikan dan penggunaan senjata api tanpa hak.

Selain itu, penyidik juga menerapkan Pasal 458 juncto Pasal 459 KUHP terkait dugaan percobaan pembunuhan. Atas dugaan tindak pidana tersebut, tersangka terancam pidana penjara paling lama 15 tahun.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan aparat dalam menjaga keamanan masyarakat Papua dari ancaman kelompok kriminal bersenjata.

“Penegakan hukum yang dilakukan merupakan langkah yang terukur dan profesional dalam rangka melindungi masyarakat dari berbagai aksi kekerasan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata. Kami akan terus melakukan upaya-upaya hukum secara tegas namun tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia dan prosedur yang berlaku,” katanya.

Di sisi lain, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyatakan bahwa keberhasilan tersebut lahir dari sinergi seluruh unsur satgas yang terus melakukan pemetaan dan pengembangan jaringan kelompok kriminal bersenjata di Papua.

Menurutnya, Satgas Ops Damai Cartenz akan terus mengembangkan hasil penangkapan tersebut guna mengungkap jaringan maupun pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam aktivitas kelompok kriminal bersenjata.

Saat ini, AB alias UB dan BK masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Yahukimo untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Satgas Ops Damai Cartenz-2026 memastikan seluruh proses penegakan hukum berjalan secara profesional, terukur, serta sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Yahukimo maupun wilayah Papua secara umum. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPNPB Klaim Bertanggung Jawab atas Penyerangan Pos Militer di Yuguru
Banggar DPRPT Disebut Rekomendasikan Gubernur ke Aparat, Sony: Kapan Rapatnya?
KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah
Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya
Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:30 WIT

TPNPB Klaim Bertanggung Jawab atas Penyerangan Pos Militer di Yuguru

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:57 WIT

Banggar DPRPT Disebut Rekomendasikan Gubernur ke Aparat, Sony: Kapan Rapatnya?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:00 WIT

KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:23 WIT

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Berita Terbaru